Kamis, 20 November 2008
Sweet Memories
Kenangan indah bersama ayahanda tercinta yang sangat tak terlupakan. Membuatku merasa sangat kehilangan dirinya. Tapi aku yakin jika aku dan seluruh saudaraku serta ibuku ikhlas menerima kenyataan ini dan mampu memberikan yang terbaik buat almarhum. Insya Alloh Almarhum Ayahanda tercinta bisa lebih ringan memikul beban di Alam Sana.
Minggu, 09 November 2008
Inilah Rahasia Cinta Sejati
ANDA ingin lebih disenangi pasangan, bisa membuat si dia melakukan apa saja yang Anda inginkan? Mungkin cinta sejatilah yang perlu Anda tanamkan dalam hati.
Ya, cinta sejati memang perlu ada dalam setiap hubungan percintaan setiap pasangan. Biasanya, seseorang yang menyimpan cinta sejati menjadi lebih menghormati, mencintai, dan menyayangi pasangannya sepenuh hati.
Seperti apakah wujud cinta sejati yang sesungguhnya? Inilah jawabannya, seperti dikutip Health24.
Mencintai pasangan apa adanya
Saat Anda merasakan cinta sejati menyelimuti hati, maka Anda menjadi pribadi yang menyenangkan. Anda pun dengan tulus menerima segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki pasangan.
Tidak berpaling
Anda tetap setia menjaga komitmen, meski saat itu ada orang lain yang memikat hati Anda. Anda pun yakin bahwa sang kekasih merupakan pilihan tepat untuk menjadi pendamping hidup.
Pengorbanan yang tulus
Anda tak berhitung lagi soal materi yang telah Anda berikan kepadanya. Anda pun rela berkorban untuk membahagiakan pasangan yang Anda cintai.
Memberi motivasi
Seseorang yang sedang mabuk asmara akan berbuat apa saja demi membahagiakan pasangannya. Termasuk juga melakukan hal-hal positif yang bisa melanggengkan hubungan cinta.
Sikap menghormati
Apabila Anda mencintai pasangan, Anda pasti akan memperlakukannya dengan sopan dan menghormatinya dengan baik. Hal itulah yang mampu membuat pasangan semakin cinta dan sayang kepada Anda.
Ya, cinta sejati memang perlu ada dalam setiap hubungan percintaan setiap pasangan. Biasanya, seseorang yang menyimpan cinta sejati menjadi lebih menghormati, mencintai, dan menyayangi pasangannya sepenuh hati.
Seperti apakah wujud cinta sejati yang sesungguhnya? Inilah jawabannya, seperti dikutip Health24.
Mencintai pasangan apa adanya
Saat Anda merasakan cinta sejati menyelimuti hati, maka Anda menjadi pribadi yang menyenangkan. Anda pun dengan tulus menerima segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki pasangan.
Tidak berpaling
Anda tetap setia menjaga komitmen, meski saat itu ada orang lain yang memikat hati Anda. Anda pun yakin bahwa sang kekasih merupakan pilihan tepat untuk menjadi pendamping hidup.
Pengorbanan yang tulus
Anda tak berhitung lagi soal materi yang telah Anda berikan kepadanya. Anda pun rela berkorban untuk membahagiakan pasangan yang Anda cintai.
Memberi motivasi
Seseorang yang sedang mabuk asmara akan berbuat apa saja demi membahagiakan pasangannya. Termasuk juga melakukan hal-hal positif yang bisa melanggengkan hubungan cinta.
Sikap menghormati
Apabila Anda mencintai pasangan, Anda pasti akan memperlakukannya dengan sopan dan menghormatinya dengan baik. Hal itulah yang mampu membuat pasangan semakin cinta dan sayang kepada Anda.
Menguak Cara untuk Menjaga Hubungan Mesra
MENJALANI hubungan dengan kekasih tak semudah yang dibayangkan, sebab kerikil kecil yang dapat menghancurkan hubungan sering datang menghampiri.
Nah agar Anda dan pasangan tak mengalami hal ini, tentu Anda berdua harus selalu mengutamakan kepentingan hubungan, bukan saling mengedepankan ego masing-masing. Selain itu, jangan terbawa nada miring yang berhembus di antara Anda dan pasangan.
Seperti yang dikutip dari Cosmopolitan, untuk menjaga hubungan agar tetap mesra, maka ada tiga kiat yang harus dilakukan oleh Anda dan pasangan, antara lain:
Manjakan si dia
Saat seseorang telah menjalin hubungan dengan pasangannya dalam waktu yang lama, ada kebiasaan yang sering terlupa, yaitu memanjakan pasangan.
Biasanya hal itu dilandasi alasan lantaran sang wanita atau pria hanya ingin dibahagiakan pasangannya tanpa melakukan hal serupa.
Untuk memanjakan pasangan, ada baiknya Anda melakukannya saat tengah menikmati waktu berdua atau saat perasaan kangen tengah memuncak karena lama tak berjumpa.
Berikan waktu baginya bersama keluarga
Pahamilah bahwa kekasih Anda adalah makhluk sosial yang harus bergaul dengan banyak orang, bukan hanya milik Anda saja. Untuk itu beri waktu padanya menikmati saat-saat bersama dengan keluarganya.
Jika selama ini Anda lebih banyak menyita waktu libur sang kekasih, Anda harus memberikan waktu untuknya bersama keluarganya.
Berkencan sambil bermain
Bisa jadi selama ini Anda dan pasangan merasa bosan dengan jadwal kencan yang itu-itu saja, hanya seputaran mal dan bioskop.
Agar si dia semakin jatuh hati, tidak ada salahnya mengajaknya berkencan sambil bermain. Pilihlah beberapa jenis permainan yang paling dianggap seru dan dikuasai agar Anda berdua saling menunjukkan kehebatan masing-masing. Adapun beberapa permaian tersebut dapat berupa bowling atau video game.
Selain mengajak si dia bermain, kencan Anda pun akan semakin terasa lengkap saat jus buah yang segar dan beberapa makanan kecil menemani ajang permainan yang seru.
Nah agar Anda dan pasangan tak mengalami hal ini, tentu Anda berdua harus selalu mengutamakan kepentingan hubungan, bukan saling mengedepankan ego masing-masing. Selain itu, jangan terbawa nada miring yang berhembus di antara Anda dan pasangan.
Seperti yang dikutip dari Cosmopolitan, untuk menjaga hubungan agar tetap mesra, maka ada tiga kiat yang harus dilakukan oleh Anda dan pasangan, antara lain:
Manjakan si dia
Saat seseorang telah menjalin hubungan dengan pasangannya dalam waktu yang lama, ada kebiasaan yang sering terlupa, yaitu memanjakan pasangan.
Biasanya hal itu dilandasi alasan lantaran sang wanita atau pria hanya ingin dibahagiakan pasangannya tanpa melakukan hal serupa.
Untuk memanjakan pasangan, ada baiknya Anda melakukannya saat tengah menikmati waktu berdua atau saat perasaan kangen tengah memuncak karena lama tak berjumpa.
Berikan waktu baginya bersama keluarga
Pahamilah bahwa kekasih Anda adalah makhluk sosial yang harus bergaul dengan banyak orang, bukan hanya milik Anda saja. Untuk itu beri waktu padanya menikmati saat-saat bersama dengan keluarganya.
Jika selama ini Anda lebih banyak menyita waktu libur sang kekasih, Anda harus memberikan waktu untuknya bersama keluarganya.
Berkencan sambil bermain
Bisa jadi selama ini Anda dan pasangan merasa bosan dengan jadwal kencan yang itu-itu saja, hanya seputaran mal dan bioskop.
Agar si dia semakin jatuh hati, tidak ada salahnya mengajaknya berkencan sambil bermain. Pilihlah beberapa jenis permainan yang paling dianggap seru dan dikuasai agar Anda berdua saling menunjukkan kehebatan masing-masing. Adapun beberapa permaian tersebut dapat berupa bowling atau video game.
Selain mengajak si dia bermain, kencan Anda pun akan semakin terasa lengkap saat jus buah yang segar dan beberapa makanan kecil menemani ajang permainan yang seru.
Kunci Sukses Mencari Pasangan Hidup
MENEMUKAN orang yang tepat menjadi pasangan hidup bukan perkara yang mudah dilakukan. Harus ada silaturahmi batin yang tak cukup dilakukan selama setahun.
Menurut berita yang dilansir Askmen, setiap orang bisa menemukan pasangan hidup yang tepat dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
Menyimpan rasa kasih sayang
Sebelum memutuskan menikah dengan pasangan, tidak ada salahnya Anda menguji keseriusannya. Salah satunya yang bisa Anda lakukan dengan mencari tahu seberapa dalam rasa kasih sayangnya kepada Anda dan keluarga.
Matang dan bertanggung jawab
Setiap orang yang mantap ingin menikah tentu mempunyai sikap dan kepribadian yang matang dan bertanggung jawab. Mereka berharap dengan sikap seperti itu bisa menggapai sebuah rumah tangga yang harmonis.
Menghargai perbedaaan
Setiap orang harus menyadari bahwa karakter pria dan wanita memanglah berbeda. Namun dengan perbedaan itu tak berarti sebuah hubungan tidak bisa disatukan dan berjalan dengan baik. Alangkah baiknya bila sebuah perbedaan itu bisa memperkaya karakter dari masing-masing pasangan untuk saling mencintai dan mengasihi.
Jujur dan tulus
Setiap orang selalu mengharapkan pasangannya bersikap jujur dan tulus ketika melakukan suatu hal. Tetapi apabila selama menjalin hubungan cinta, Anda masih meragukan kejujurannya, cobalah menyelidikinya. Jangan sampai Anda mengetahui pasangan tidak jujur setelah menikah.
Menurut berita yang dilansir Askmen, setiap orang bisa menemukan pasangan hidup yang tepat dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
Menyimpan rasa kasih sayang
Sebelum memutuskan menikah dengan pasangan, tidak ada salahnya Anda menguji keseriusannya. Salah satunya yang bisa Anda lakukan dengan mencari tahu seberapa dalam rasa kasih sayangnya kepada Anda dan keluarga.
Matang dan bertanggung jawab
Setiap orang yang mantap ingin menikah tentu mempunyai sikap dan kepribadian yang matang dan bertanggung jawab. Mereka berharap dengan sikap seperti itu bisa menggapai sebuah rumah tangga yang harmonis.
Menghargai perbedaaan
Setiap orang harus menyadari bahwa karakter pria dan wanita memanglah berbeda. Namun dengan perbedaan itu tak berarti sebuah hubungan tidak bisa disatukan dan berjalan dengan baik. Alangkah baiknya bila sebuah perbedaan itu bisa memperkaya karakter dari masing-masing pasangan untuk saling mencintai dan mengasihi.
Jujur dan tulus
Setiap orang selalu mengharapkan pasangannya bersikap jujur dan tulus ketika melakukan suatu hal. Tetapi apabila selama menjalin hubungan cinta, Anda masih meragukan kejujurannya, cobalah menyelidikinya. Jangan sampai Anda mengetahui pasangan tidak jujur setelah menikah.
Minggu, 02 November 2008
KESAKSIAN DIANTARA KETAKUTAN DAN KETIDAKPASTIAN
" Sebelumnya tidak pernah terbayangkan olehku pengalaman hidup yang telah menguras keberanianku hingga tersisa takut yang berlebihan sampai saat ini."
1 . PENCULIKAN DAN PENGANIAYAAN
Kamis, 12 Maret 1998
Pada kurang lebih pukul 12.00 WIB aku datang ke YLBHI Jl. Diponegoro 74 untuk menyaksikan Konperensi Pers dari kawan-kawan KNPD. Ketika waktu menunjukkan antara pukul 14.00 -14.30, kami (aku dan Faizal Reza) pamit kepada kawan-kawan untuk makan siang di seputar RS.Cipto Mangunkusumo. Ditengah perjalanan, kami merasa diikuti oleh orang-orang yang mencurigakan sehingga niat kami makan kami urungkan, kemudian kami menyeberang menuju Unit Gawat Darurat RSCM sambil berlari kami naik ke lantai II yang ternyata buntu. Ketika aku mau turun, diujung tangga kulihat Faizal Reza telah ditelikung dan dipukul oleh dua orang berbadan tegap dan besar, kemudian aku menyelinap ke WC tetapi tidak berapa lama telah digedor oleh seseorang yang mengancam akan menembakku, begitu aku keluar mereka menyambut dengan pukulan kearah perutku dan menggelandangku turun kebawah sambil terus memukuli. Sampai di pelataran parkir aku masih sempat berteriak keras untuk minta dipanggilkan pengacara, hal ini membuat mereka memukul ulu hati dan membungkam mulutku hingga kacamataku jatuh pecah.
Aku dinaikkan ke sebuah kendaraan Jeep yang sempat kulihat berwarna merah dengan kap putih, kemudian mataku ditutup kain hitam dengan tangan diborgol kebelakang dan didudukkan dibawah. Selama perjalanan mereka katakan bahwa mereka tidak salah tangkap karena telah mengamatiku sejak lama dan mereka akan gunakan aku untuk menunjukkan dimana Andi Arief berada. Kurang lebih setengah jam sampailah aku pada suatu tempat, aku dibawa masuk di sebuah bangunan ( aku merasakan jarak antara mobil berhenti dengan bangunan dimana aku dibawa tidak terlau jauh, hanya beberapa meter ).
2 . INTEROGASI DAN PENYIKSAAN
Hari ke I hingga kira-kira Hari ke IV
Sore itu juga aku dimasukan ke sebuah ruangan yang aku perkirakan cukup luas sebab teriakan-teriakan pertanyaan mereka kudengar menggema di ruangan, sambil memukul mereka bertanya tentang dimana Andi Arief berada, setiap aku jawab aku tidak mengetahuinya maka, pukulan yang datang semakin menjadi-jadi. Hingga akhirnya aku dibawah ke sebuah ruang yang mereka sebut ruang eksekusi, aku dinaikkan keatas kursi dan leherku dijerat dengan seutas tali, pertanyaan tentang dimana Andi Arief aku jawab sama, karena aku memang tidak tahu persis dimana dia berada, tali yang menjerat leherku ditarik ke atas sehingga aku tercekik hingga aku tidak bisa bernafas sampai beberapa detik, dan leherku terasa sakit selama beberapa hari (susah untuk menelan). Tapi hal tersebut kemudian dihentikan karena aku sempat mendengar omongan mereka agar aku diturunkan dengan alasan terlalu enak bagiku bila terlau cepat mati.
Selanjutnya aku dibawa masuk ke sebuah ruang lain dan didudukkan di sebuah kursi lipat dengan tangan terikat ke belakang, di depanku duduk seseorang yang meng-interogasi-ku. Setiap pertanyaan selalu diikuti dengan penganiayaan dengan memukul baik dengan tangan maupun dengan kursi lipat, bahkan aku sempat terjatuh dari kursi kemudian mulut dan perutku dinjak-injak. Nampaknya mereka sudah tidak memiliki rasa iba sedikitpun bahkan tendangan-tendangan yang mengarah ke tulang kering sering kudapatkan juga di bahu dan punggungku. Sundutan rokok pun mulai mereka lakukan baik dipunggung maupun ditanganku, satu siksaan yang hingga sekarang membuatkan trauma terhadap listrik adalah penyetruman dengan tongkat yang dialiri listrik hal tersebut dilakukan berulang-ulang dibagian-bagian badanku (ujung jari kaki, kaki sampai pangkal paha, perut, dada, tangan dan leher bagian belakang). Selama itu aku selalu dalam posisi duduk dengan interval istirahat hanya 1 sampai 2 jam untuk makan dan ke WC, secara phisik aku sangat menderita bahkan sampai tidak mampu lagi merasakan rasa sakit dan secara mental aku mengalami penurunan pada titik yang paling bawah. Aku sempat tiga kali dibuka tutup mataku, untuk difoto dan diminta mengenali foto dua orang kawanku, kesempatan yang lain adalah saat menulis biodata yang tidak pernah selesai, karena terlalu capek dan jadi kacau. Namun selama mata terbuka tetap saja aku tidak pernah melihat wajah-wajah mereka karena mereka mengenakan tutup muka dan kepala ala ninja.
Pernah dalam interograsi, salah seorang dari mereka menanyakan sebuah tempat di gang Salon, di kawasan Cilincing. Dimana waktu itu aku datang bersama Herman dan Reza. Aku sudah lupa kejadian dan lokasi tersebut. Tapi kemudian orang itu mengaku bahwa dia yang waktu itu menanyakan pada kami apakah kontraknya masih diteruskan, karena Suyat jarang sekali datang ke rumah itu. Dengan detil dia menyebut kapan kami datang dan jam kami pergi dari tempat itu. Kemudian dia mengaku kenal dengan Suyat dan orang yang mengontrakkan rumah itu. Dia juga mengaku bahwa dialah yang mengambil Suyat di Solo beberapa waktu lalu. Sedangkan rumah tersebut adalah rumah yang dicarikan dan dikontrakkan oleh Munif Laredo, karena dia tidak mau memberikan bantuan dalam bentuk uang.
Hal ini menarik perhatianku, karena sehari sebelum penculikanku sudah muncul dalam analisaku terhadap peristiwa penguntitan tersebut, berhubungan dengan keberadaan Munif (mantan Ketua SMID) selama + 1 minggu secara intensif di YLBHI. Kenapa aku mempunyai analisa seperti itu, karena pada 11 Maret 1998 Munif terlihat sekali menunggui kepulanganku. Dan begitu aku keluar dari kantor YLBHI, Munif juga segera bergegas keluar dari YLBHI dan ketika sampai halte Megaria di Jl. Diponegoro, aku diikuti oleh 2 orang, namun aku berhasil lolos dan masuk kembali ke YLBHI. Aku segera mengaitkan analisaku tersebut dengan pengakuan orang (saat aku masih disekap) yang mengambil Suyat, dan kejanggalan-kejanggalan di tempat yang dikontrakkan oleh Munif.
Hari ke IV hingga Hari ke VI
Aku dipindahkan ke sebuah ruangan yang dilengkapi dengan kasur busa dan kipas angin, aku diperkenankan tiduran dengan tangan satu tetap terikat dikursi dan mata selalu ditutup dengan kain gelap. Kegiatan interogasi mulai agak mengendor dan mereka mulai bersikap agak lunak sesekali memberikan nasehat agar tidak melakukan kegiatan politik lagi.
Pada hari ke V akau dibawa masuk kesebuah ruang mirip ruang ceramah, ruangan tersebut cukup luas dan sangat dingin. Aku di tanya oleh seseorang yang menurutku dari cara bertanya dan bobot pertanyaannya nampaknya merupakan salah seorang pimpinan dari kelompok penculik tersebut.
Selama hari-hari itu (masih di ruang atas) aku sempat mendengar suara yang aku kenal sebagai suara Herman Hendrawan serta sayup kudengar suara satu lagi yang kemungkinan besar adalah suara Nezar Patria.
Setelah itu aku dibawa ke sebuah ruangan dan seluruh pakaianku dilepas hingga telanjang bulat dan dipaksa tidur tengkurap diatas balok es selama kurang lebih 10 - 15 menit sambil menanyakan kepadaku bagaimana cara menemukan Andi Arief, dalam situasi yang sangat tertekan aku sempat berpikir sedemikian profesional cara-cara mereka melaksanakan tekanan kepadaku baik secara phisik maupun mental.
Selesai melakukan penyiksaan yang nyaris membuat aku beku mereka masih sempat memukulku beberapa kali, katanya untuk melancarkan peredaran darah. Kemudian dengan mata tertutup aku dibawa kesebuah ruangan yang kurasakan adalah menurun karena melewati beberapa anak tangga. Nampaknya aku mulai dipindahkan kesebuah ruang lain yang senyap namun saat aku dibawa turun ada bunyi dengungan yang cukup keras, belakangan kuketahui suara itu berasal dari radio yang sudah habis waktu siar namun tidak dimatikan dan dihidupkan dengan volume yang amat keras.
Hari ke VII hingga Rabu, 1 April 1998
Kehidupan di ruang bawah tanah.
Setelah pindah di ruang bawah aku mulai merasakan berbeda karena ada suara radio dan suara mereka yang menempati sel lain, lalu kami saling memanggil walau tanpa bisa saling menatap. Saat-saat radio mati, antara pukul 02.00 dinihari sampai 05.00 pagi, merupakan kesempatan kami saling berkomunikasi dan siaran radio juga memberikan gambaran tentang hari, tanggal dan bulan.
Selama di bawah aku sempat dibawa naik ke atas lima (5) kali, materi pertanyaannya seputar Andi Arief dan sekali diantaranya sempat dihadiri banyak orang (aku merasakannya dengan mata tertutup). Seperti biasanya makian, ancaman akan dibunuh dan siksaan berupa pukulan tendangan dan penyetruman masih mereka lakukan.
Pernah ketika dibawa ke bawah selesai ditanya, aku disuruh berendam sampai kepala tenggelam selama beberapa menit,
Materi pertanyaan yang sempat aku ingat pada saat interogasi adalah, aku diminta agar dalam melakukan gerakan jangan merugikan rakyat kecil, lebih baik membakar toko cina saja kata mereka. Bahkan aku sempat ditanya siapa yang ada dibelakang kami, mereka menyebut-nyebut kalau pun LB.Moerdani di belakang kami, mereka tidak akan pernah segan-segan untuk menyikatnya. Juga kami sempat ditanya berapa duit kami dikasih oleh Sofyan Wanandi. Pertanyaan ini mereka lontarkan setelah aku mengalami tekanan mental dan fisik yang berat.
Karena aku merasa tidak pernah tahu dan berhubungan dengan orang-orang yang disebut tadi, maka aku jawab tidak tahu dan kami secara sukarela (bantingan) mendanai kegiatan kami dari kantong sendiri.
Aku di bawah mulai mengenali kawan-kawan, yang paling aku kenal adalah suara Faizol Reza kemudian kami bisa saling mengerti, selain itu ada Haryanto Taslam, Pius Lustrilanang dan Desmon.
Janji akan dilepaskan.
Pada hari Rabu, 1 April 1998 kecuali Haryanto Taslam, kami mengalami pemrosesan yang katanya ada kaitannya dengan pelepasan kami. Tentang janji pembebasan sudah sering diomongkan kepadaku dan Reza jika Andi Arief telah tertangkap.
Tanggal 2 April pagi hari, Pius dilepaskan selang sehari kemudian Desmon pun dibebaskan.
Selama disekap di bawah, kami mendapatkan perawatan atau kunjungan dari dokter seminggu sekali terutama Haryanto Taslam yang tekanan darahnya naik tinggi.
Pada tanggal 6 April ada penghuni baru di sel bawah dan ternyata Andi Arief, dia bercerita diculik di Lampung dan nampaknya dia mengalami siksaan yang tidak kalah berat.
Pada tanggal 15 April sore Haryanto Taslam dibebaskan. Dan kurang lebih pukul 21.00 hingga 24.00 Andi Arief dibawa keatas, setelah kembali lagi dalam sel dia bercerita kalau mendapatkan siksaan lagi. Tak berapa lama aku mendengar dia mengaji, selama + 1 jam dan kemudian meminta maaf kepada kami bila nanti tidak kuat menahan siksaan.
Tanggal 16 April, Andi Arief dibawa ke atas dan kami tidak pernah mendengar lagi suaranya sampai terakhir aku menghuni sel bawah tanah.
Kamis, 23 April aku dan Reza diproses lagi untuk persiapan pembebasanku dan untukku telah dipersiapkan skenario kalau aku ngumpet dan diminta untuk tidak melaksanakan konferensi pers, aku juga diminta mengaku korban salah culik oleh mafia belakang diskotik Menteng karena dikira musuh mereka ketika tawuran di diskotik. Aku diancam untuk tidak melanggar hal tersebut karena resikonya seluruh keluargaku akan dihabisi. Aku mulai di foto-foto lagi.
Pagi tanggal 24 April aku diambil lagi diminta untuk menghafal skenario dan diminta untuk membuat surat pernyataan secara sukarela tanpa tekanan yang berisi untuk tidak menceritakan kepada siapapun terhadap apapun yang kualami dan rasakan selama dalam sekapan dan tidak akan melakukan kegiatan politik setelah keluar. Jika melanggar maka aku dan seluruh keluargaku akan mengalami resiko terburuk. Surat pernyataan tersebut dicap dengan jempol tangan kananku. Aku ditanya ingin pulang ke Jepara pakai apa, aku menjawab naik kereta ke Semarang kemudian naik Bis ke Jepara.
Malamnya kembali aku dibawa ke atas untuk bertemu dengan pimpinan mereka yang bersuara agak berat, dia bersumpah demi Allah untuk tetap memburuku kemana pun dan kapan pun untuk menghabisiku jika melanggar pernyataan itu. Lalu dia menyalamiku dan mendoakan agar menjadi orang yang berguna bagi orang tua dan masyarakat.
3 . Saat Kebebasan dipenuhi Ancaman.
Pagi, Sabtu 26 April 1998 pukul 06.00 aku dibawa keatas, diperiksa dokter dan diberi vitamin, lalu disuruh pakai sepatu dan ganti celana dalam (sebelumnya aku sempat ditanya berapa ukuran celana dan sepatuku). Kemudia aku dibawa ke sebuah kamar kosong dan di foto puluhan kali.
Sambil menunggu orang yang akan mengantarku ke stasiun Jatinegara, ada seseorang yang mengaku sebagai pimpinan operasi di lapangan, yang mengancamku untuk tidak bercerita kepada siapapun selama berada dalam sekapan, bahkan mereka mengatakan tidak peduli kepada siapapun yang akan memberikan jaminan keamanan.
Mereka berpesan bahwa orang-orang mereka sudah disebar di sekitar stasiun, bahkan di kereta pun mereka sudah siapkan orang-orang mereka, aku diturunkan didekat perempatan pintu kereta Jatinegara kearah Cipinang dan tidak boleh menoleh kebelakang.
4. Hal-hal lain yang masih sempat aku ingat.
a/ Ada suara orang-orang sedang bersenam atau berolahraga sambil bernyanyi-nyanyi secara serempak.
b/ Suara Adzan dengan jelas kudengar terutama saat aku masih di ruangan atas, dan suara itu jadi terdengar sayup bila berada di bawah dan suara radio mati.
c/ Dari kontruksi bangunan yang digunakan untuk menyekapku yaitu ada ruang bawah tanah, maka secara logis harus punya saluran pembuangan air yang dekat dengan tempat yang lebih rendah (lereng/sungai yang cukup curam).
d/ Untuk menuju ruang bawah tanah harus menuruni 7 + 4 anak tangga (ini karena aku yang paling sering dibawa ke atas selama berada di bawah).
e/ Pada saat aku dibawa keluar untuk dilepas aku menghitung melewati polisi tidur 3 (tiga) kali.
f/ Ubin yang di pasang di koridor dan ruangan yang ada di atas didominasi warna merah dan putih.
Kesaksian ini aku lakukan dengan membangun sisa keberanian untuk menegakkan kebenaran dan didorong oleh kasih sayang keluarga besarku dan dorongan kawan-kawan KONTRAS serta Surat Jaminan Keamanan dari PUSPOM ABRI yang ditandatangani oleh Ka PUSPOM ABRI Mayor Jenderal Syamsu.
Sebersit harapan agar kesaksian ini dapat membantu banyak pihak, yaitu kawan senasib sependeritaan yang saat ini belum jelas nasibnya beserta keluarganya, pihak ABRI dan tentunya negara dengan tatanan hukum dan tegaknya demokrasi serta di hormatinya hak-hak asasi manusia.
Jakarta, 5 Juni 1998
Raharja Waluya Jati
Pemberi Kesaksian
1 . PENCULIKAN DAN PENGANIAYAAN
Kamis, 12 Maret 1998
Pada kurang lebih pukul 12.00 WIB aku datang ke YLBHI Jl. Diponegoro 74 untuk menyaksikan Konperensi Pers dari kawan-kawan KNPD. Ketika waktu menunjukkan antara pukul 14.00 -14.30, kami (aku dan Faizal Reza) pamit kepada kawan-kawan untuk makan siang di seputar RS.Cipto Mangunkusumo. Ditengah perjalanan, kami merasa diikuti oleh orang-orang yang mencurigakan sehingga niat kami makan kami urungkan, kemudian kami menyeberang menuju Unit Gawat Darurat RSCM sambil berlari kami naik ke lantai II yang ternyata buntu. Ketika aku mau turun, diujung tangga kulihat Faizal Reza telah ditelikung dan dipukul oleh dua orang berbadan tegap dan besar, kemudian aku menyelinap ke WC tetapi tidak berapa lama telah digedor oleh seseorang yang mengancam akan menembakku, begitu aku keluar mereka menyambut dengan pukulan kearah perutku dan menggelandangku turun kebawah sambil terus memukuli. Sampai di pelataran parkir aku masih sempat berteriak keras untuk minta dipanggilkan pengacara, hal ini membuat mereka memukul ulu hati dan membungkam mulutku hingga kacamataku jatuh pecah.
Aku dinaikkan ke sebuah kendaraan Jeep yang sempat kulihat berwarna merah dengan kap putih, kemudian mataku ditutup kain hitam dengan tangan diborgol kebelakang dan didudukkan dibawah. Selama perjalanan mereka katakan bahwa mereka tidak salah tangkap karena telah mengamatiku sejak lama dan mereka akan gunakan aku untuk menunjukkan dimana Andi Arief berada. Kurang lebih setengah jam sampailah aku pada suatu tempat, aku dibawa masuk di sebuah bangunan ( aku merasakan jarak antara mobil berhenti dengan bangunan dimana aku dibawa tidak terlau jauh, hanya beberapa meter ).
2 . INTEROGASI DAN PENYIKSAAN
Hari ke I hingga kira-kira Hari ke IV
Sore itu juga aku dimasukan ke sebuah ruangan yang aku perkirakan cukup luas sebab teriakan-teriakan pertanyaan mereka kudengar menggema di ruangan, sambil memukul mereka bertanya tentang dimana Andi Arief berada, setiap aku jawab aku tidak mengetahuinya maka, pukulan yang datang semakin menjadi-jadi. Hingga akhirnya aku dibawah ke sebuah ruang yang mereka sebut ruang eksekusi, aku dinaikkan keatas kursi dan leherku dijerat dengan seutas tali, pertanyaan tentang dimana Andi Arief aku jawab sama, karena aku memang tidak tahu persis dimana dia berada, tali yang menjerat leherku ditarik ke atas sehingga aku tercekik hingga aku tidak bisa bernafas sampai beberapa detik, dan leherku terasa sakit selama beberapa hari (susah untuk menelan). Tapi hal tersebut kemudian dihentikan karena aku sempat mendengar omongan mereka agar aku diturunkan dengan alasan terlalu enak bagiku bila terlau cepat mati.
Selanjutnya aku dibawa masuk ke sebuah ruang lain dan didudukkan di sebuah kursi lipat dengan tangan terikat ke belakang, di depanku duduk seseorang yang meng-interogasi-ku. Setiap pertanyaan selalu diikuti dengan penganiayaan dengan memukul baik dengan tangan maupun dengan kursi lipat, bahkan aku sempat terjatuh dari kursi kemudian mulut dan perutku dinjak-injak. Nampaknya mereka sudah tidak memiliki rasa iba sedikitpun bahkan tendangan-tendangan yang mengarah ke tulang kering sering kudapatkan juga di bahu dan punggungku. Sundutan rokok pun mulai mereka lakukan baik dipunggung maupun ditanganku, satu siksaan yang hingga sekarang membuatkan trauma terhadap listrik adalah penyetruman dengan tongkat yang dialiri listrik hal tersebut dilakukan berulang-ulang dibagian-bagian badanku (ujung jari kaki, kaki sampai pangkal paha, perut, dada, tangan dan leher bagian belakang). Selama itu aku selalu dalam posisi duduk dengan interval istirahat hanya 1 sampai 2 jam untuk makan dan ke WC, secara phisik aku sangat menderita bahkan sampai tidak mampu lagi merasakan rasa sakit dan secara mental aku mengalami penurunan pada titik yang paling bawah. Aku sempat tiga kali dibuka tutup mataku, untuk difoto dan diminta mengenali foto dua orang kawanku, kesempatan yang lain adalah saat menulis biodata yang tidak pernah selesai, karena terlalu capek dan jadi kacau. Namun selama mata terbuka tetap saja aku tidak pernah melihat wajah-wajah mereka karena mereka mengenakan tutup muka dan kepala ala ninja.
Pernah dalam interograsi, salah seorang dari mereka menanyakan sebuah tempat di gang Salon, di kawasan Cilincing. Dimana waktu itu aku datang bersama Herman dan Reza. Aku sudah lupa kejadian dan lokasi tersebut. Tapi kemudian orang itu mengaku bahwa dia yang waktu itu menanyakan pada kami apakah kontraknya masih diteruskan, karena Suyat jarang sekali datang ke rumah itu. Dengan detil dia menyebut kapan kami datang dan jam kami pergi dari tempat itu. Kemudian dia mengaku kenal dengan Suyat dan orang yang mengontrakkan rumah itu. Dia juga mengaku bahwa dialah yang mengambil Suyat di Solo beberapa waktu lalu. Sedangkan rumah tersebut adalah rumah yang dicarikan dan dikontrakkan oleh Munif Laredo, karena dia tidak mau memberikan bantuan dalam bentuk uang.
Hal ini menarik perhatianku, karena sehari sebelum penculikanku sudah muncul dalam analisaku terhadap peristiwa penguntitan tersebut, berhubungan dengan keberadaan Munif (mantan Ketua SMID) selama + 1 minggu secara intensif di YLBHI. Kenapa aku mempunyai analisa seperti itu, karena pada 11 Maret 1998 Munif terlihat sekali menunggui kepulanganku. Dan begitu aku keluar dari kantor YLBHI, Munif juga segera bergegas keluar dari YLBHI dan ketika sampai halte Megaria di Jl. Diponegoro, aku diikuti oleh 2 orang, namun aku berhasil lolos dan masuk kembali ke YLBHI. Aku segera mengaitkan analisaku tersebut dengan pengakuan orang (saat aku masih disekap) yang mengambil Suyat, dan kejanggalan-kejanggalan di tempat yang dikontrakkan oleh Munif.
Hari ke IV hingga Hari ke VI
Aku dipindahkan ke sebuah ruangan yang dilengkapi dengan kasur busa dan kipas angin, aku diperkenankan tiduran dengan tangan satu tetap terikat dikursi dan mata selalu ditutup dengan kain gelap. Kegiatan interogasi mulai agak mengendor dan mereka mulai bersikap agak lunak sesekali memberikan nasehat agar tidak melakukan kegiatan politik lagi.
Pada hari ke V akau dibawa masuk kesebuah ruang mirip ruang ceramah, ruangan tersebut cukup luas dan sangat dingin. Aku di tanya oleh seseorang yang menurutku dari cara bertanya dan bobot pertanyaannya nampaknya merupakan salah seorang pimpinan dari kelompok penculik tersebut.
Selama hari-hari itu (masih di ruang atas) aku sempat mendengar suara yang aku kenal sebagai suara Herman Hendrawan serta sayup kudengar suara satu lagi yang kemungkinan besar adalah suara Nezar Patria.
Setelah itu aku dibawa ke sebuah ruangan dan seluruh pakaianku dilepas hingga telanjang bulat dan dipaksa tidur tengkurap diatas balok es selama kurang lebih 10 - 15 menit sambil menanyakan kepadaku bagaimana cara menemukan Andi Arief, dalam situasi yang sangat tertekan aku sempat berpikir sedemikian profesional cara-cara mereka melaksanakan tekanan kepadaku baik secara phisik maupun mental.
Selesai melakukan penyiksaan yang nyaris membuat aku beku mereka masih sempat memukulku beberapa kali, katanya untuk melancarkan peredaran darah. Kemudian dengan mata tertutup aku dibawa kesebuah ruangan yang kurasakan adalah menurun karena melewati beberapa anak tangga. Nampaknya aku mulai dipindahkan kesebuah ruang lain yang senyap namun saat aku dibawa turun ada bunyi dengungan yang cukup keras, belakangan kuketahui suara itu berasal dari radio yang sudah habis waktu siar namun tidak dimatikan dan dihidupkan dengan volume yang amat keras.
Hari ke VII hingga Rabu, 1 April 1998
Kehidupan di ruang bawah tanah.
Setelah pindah di ruang bawah aku mulai merasakan berbeda karena ada suara radio dan suara mereka yang menempati sel lain, lalu kami saling memanggil walau tanpa bisa saling menatap. Saat-saat radio mati, antara pukul 02.00 dinihari sampai 05.00 pagi, merupakan kesempatan kami saling berkomunikasi dan siaran radio juga memberikan gambaran tentang hari, tanggal dan bulan.
Selama di bawah aku sempat dibawa naik ke atas lima (5) kali, materi pertanyaannya seputar Andi Arief dan sekali diantaranya sempat dihadiri banyak orang (aku merasakannya dengan mata tertutup). Seperti biasanya makian, ancaman akan dibunuh dan siksaan berupa pukulan tendangan dan penyetruman masih mereka lakukan.
Pernah ketika dibawa ke bawah selesai ditanya, aku disuruh berendam sampai kepala tenggelam selama beberapa menit,
Materi pertanyaan yang sempat aku ingat pada saat interogasi adalah, aku diminta agar dalam melakukan gerakan jangan merugikan rakyat kecil, lebih baik membakar toko cina saja kata mereka. Bahkan aku sempat ditanya siapa yang ada dibelakang kami, mereka menyebut-nyebut kalau pun LB.Moerdani di belakang kami, mereka tidak akan pernah segan-segan untuk menyikatnya. Juga kami sempat ditanya berapa duit kami dikasih oleh Sofyan Wanandi. Pertanyaan ini mereka lontarkan setelah aku mengalami tekanan mental dan fisik yang berat.
Karena aku merasa tidak pernah tahu dan berhubungan dengan orang-orang yang disebut tadi, maka aku jawab tidak tahu dan kami secara sukarela (bantingan) mendanai kegiatan kami dari kantong sendiri.
Aku di bawah mulai mengenali kawan-kawan, yang paling aku kenal adalah suara Faizol Reza kemudian kami bisa saling mengerti, selain itu ada Haryanto Taslam, Pius Lustrilanang dan Desmon.
Janji akan dilepaskan.
Pada hari Rabu, 1 April 1998 kecuali Haryanto Taslam, kami mengalami pemrosesan yang katanya ada kaitannya dengan pelepasan kami. Tentang janji pembebasan sudah sering diomongkan kepadaku dan Reza jika Andi Arief telah tertangkap.
Tanggal 2 April pagi hari, Pius dilepaskan selang sehari kemudian Desmon pun dibebaskan.
Selama disekap di bawah, kami mendapatkan perawatan atau kunjungan dari dokter seminggu sekali terutama Haryanto Taslam yang tekanan darahnya naik tinggi.
Pada tanggal 6 April ada penghuni baru di sel bawah dan ternyata Andi Arief, dia bercerita diculik di Lampung dan nampaknya dia mengalami siksaan yang tidak kalah berat.
Pada tanggal 15 April sore Haryanto Taslam dibebaskan. Dan kurang lebih pukul 21.00 hingga 24.00 Andi Arief dibawa keatas, setelah kembali lagi dalam sel dia bercerita kalau mendapatkan siksaan lagi. Tak berapa lama aku mendengar dia mengaji, selama + 1 jam dan kemudian meminta maaf kepada kami bila nanti tidak kuat menahan siksaan.
Tanggal 16 April, Andi Arief dibawa ke atas dan kami tidak pernah mendengar lagi suaranya sampai terakhir aku menghuni sel bawah tanah.
Kamis, 23 April aku dan Reza diproses lagi untuk persiapan pembebasanku dan untukku telah dipersiapkan skenario kalau aku ngumpet dan diminta untuk tidak melaksanakan konferensi pers, aku juga diminta mengaku korban salah culik oleh mafia belakang diskotik Menteng karena dikira musuh mereka ketika tawuran di diskotik. Aku diancam untuk tidak melanggar hal tersebut karena resikonya seluruh keluargaku akan dihabisi. Aku mulai di foto-foto lagi.
Pagi tanggal 24 April aku diambil lagi diminta untuk menghafal skenario dan diminta untuk membuat surat pernyataan secara sukarela tanpa tekanan yang berisi untuk tidak menceritakan kepada siapapun terhadap apapun yang kualami dan rasakan selama dalam sekapan dan tidak akan melakukan kegiatan politik setelah keluar. Jika melanggar maka aku dan seluruh keluargaku akan mengalami resiko terburuk. Surat pernyataan tersebut dicap dengan jempol tangan kananku. Aku ditanya ingin pulang ke Jepara pakai apa, aku menjawab naik kereta ke Semarang kemudian naik Bis ke Jepara.
Malamnya kembali aku dibawa ke atas untuk bertemu dengan pimpinan mereka yang bersuara agak berat, dia bersumpah demi Allah untuk tetap memburuku kemana pun dan kapan pun untuk menghabisiku jika melanggar pernyataan itu. Lalu dia menyalamiku dan mendoakan agar menjadi orang yang berguna bagi orang tua dan masyarakat.
3 . Saat Kebebasan dipenuhi Ancaman.
Pagi, Sabtu 26 April 1998 pukul 06.00 aku dibawa keatas, diperiksa dokter dan diberi vitamin, lalu disuruh pakai sepatu dan ganti celana dalam (sebelumnya aku sempat ditanya berapa ukuran celana dan sepatuku). Kemudia aku dibawa ke sebuah kamar kosong dan di foto puluhan kali.
Sambil menunggu orang yang akan mengantarku ke stasiun Jatinegara, ada seseorang yang mengaku sebagai pimpinan operasi di lapangan, yang mengancamku untuk tidak bercerita kepada siapapun selama berada dalam sekapan, bahkan mereka mengatakan tidak peduli kepada siapapun yang akan memberikan jaminan keamanan.
Mereka berpesan bahwa orang-orang mereka sudah disebar di sekitar stasiun, bahkan di kereta pun mereka sudah siapkan orang-orang mereka, aku diturunkan didekat perempatan pintu kereta Jatinegara kearah Cipinang dan tidak boleh menoleh kebelakang.
4. Hal-hal lain yang masih sempat aku ingat.
a/ Ada suara orang-orang sedang bersenam atau berolahraga sambil bernyanyi-nyanyi secara serempak.
b/ Suara Adzan dengan jelas kudengar terutama saat aku masih di ruangan atas, dan suara itu jadi terdengar sayup bila berada di bawah dan suara radio mati.
c/ Dari kontruksi bangunan yang digunakan untuk menyekapku yaitu ada ruang bawah tanah, maka secara logis harus punya saluran pembuangan air yang dekat dengan tempat yang lebih rendah (lereng/sungai yang cukup curam).
d/ Untuk menuju ruang bawah tanah harus menuruni 7 + 4 anak tangga (ini karena aku yang paling sering dibawa ke atas selama berada di bawah).
e/ Pada saat aku dibawa keluar untuk dilepas aku menghitung melewati polisi tidur 3 (tiga) kali.
f/ Ubin yang di pasang di koridor dan ruangan yang ada di atas didominasi warna merah dan putih.
Kesaksian ini aku lakukan dengan membangun sisa keberanian untuk menegakkan kebenaran dan didorong oleh kasih sayang keluarga besarku dan dorongan kawan-kawan KONTRAS serta Surat Jaminan Keamanan dari PUSPOM ABRI yang ditandatangani oleh Ka PUSPOM ABRI Mayor Jenderal Syamsu.
Sebersit harapan agar kesaksian ini dapat membantu banyak pihak, yaitu kawan senasib sependeritaan yang saat ini belum jelas nasibnya beserta keluarganya, pihak ABRI dan tentunya negara dengan tatanan hukum dan tegaknya demokrasi serta di hormatinya hak-hak asasi manusia.
Jakarta, 5 Juni 1998
Raharja Waluya Jati
Pemberi Kesaksian
Kafe Citarasa Organik

Kafe ini bernama Basilia Cafe yang berlokasi di lantai 2 pusat perbelanjaan Java Mall. Kafe ini menyajikan makanan dengan gaya barat seperti pizza, steak, salad atau lasagna. Tetapi Anda bisa juga mendapatkan menu seperti kare kambing. Kebetulan saya penyuka kare jadi keinginan saya untuk memakan kare pasti akan terpuaskan.
Mbak Indri sebagai pemilik Basilia mengatakan kalau ia ingin memberikan makanan yang sehat untuk pelanggannya, oleh karena itu, setiap makanan yang diolah tidak menggunakan bumbu penyedap buatan seperti MSG.
Selain itu, walau kelihatannya tidak banyak, tetapi sebenarnya isi dari setiap menu yang disajikan sangat cukup untuk memenuhi kalori tubuh kita karena setiap menu sudah dihitung kalorinya.
Memang menu-menu di kafe Basilia ini ingin menyajikan yang terbaik bagi tamu-tamunya, apa yang Anda lihat itulah apa yang Anda dapatkan. Karena ia perhatian dengan masyarakat kita yang sudah terjebak dengan pola makan ala makanan fast food atau menjadi penggemar makanan fast food tersebut.
Basilia Supreme Pizza
Kali ini saya mencoba basilia supreme pizza yang berisi daging sapi, daging sapi asap, daging ayam asap, zukini, terong, jamur dan buah zaitun. Dengan harga yang tidak banyak berbeda dengan tempat makan fast food atau bahkan lebih murah dijamin pizza yang ini terasa lebih dari isinya.
O iya, kalau mau tanya-tanya soal makanan sehat silahkan aja sekalian saja berbincang dengan Mbak Indri, sang pemilik kafe. Ia sangat senang berbagi tips-tips bagaimana mengolah makanan dengan sehat.
Manfaat Aktivitas Seksual Untuk Kesehatan


Banyak orang menyukai seks karena menyenangkan dan memberikan kepuasan. Namun sebenarnya aktivitas seksual tidak sekadar memuaskan kebutuhan biologis namun juga memiliki kontribusi besar bagi kesehatan tubuh Anda.
Berikut 5 alasan mengapa aktivitas seks bisa membuat hidup Anda lebih sehat dan bahagia :
Manfaat Aktivitas Seksual Untuk Kesehatan1. Seks menyembuhkan sakit kepala.
Jika selama ini merasa sakit kepala membuat Anda tidak bisa menikmati seks, justru sebaliknya, seks akan menyembuhkan sakit kepala Anda.
Aktivitas seksual merangsang produksi hormon oxitocin di hyphotlamus yang kemudian dialirkan ke seluruh jaringan otak. Oxitocin ini akan memicu produksi hormon lain, yaitu endorphine. Hormon ini menimbulkan efek santai. Sebuah penelitian membuktikan peningkatan oxytocin dapat menyembuhkan sakit kepala, kram, susah tidur bahkan stres. Karenanya mereka yang melakukan hubungan seks lebih sering akan terlihat lebih bahagia dan dapat mengatasi stres lebih baik.
2. Melancarkan peredaran darah
Ketika Anda terangsang dan bergairah, jantung akan berdetak lebih cepat dan memompakan darah lebih cepat sehingga peredaran darah ke otak dan seluruh tubuh meningkat. Ketika peredaran darah lancar, maka pergantian darah kotor dengan darah segar juga berlangsung cepat, sehingga tubuh senantiasa segar.
Jadi manfaat lainnya adalah tubuh Anda selalu segar.
3. Menjaga kebugaran
Anggapan melakukan hubungan seks sebanding dengan olahraga adalah benar. Manfaat aktivitas seks yang lain adalah membuat tubuh tetap fit dan memotivasi Anda untuk menjaga bentuk tubuh agar tetap proposional.
Sebuah penelitian yang pernah dilakukan memaparkan, dengan melakukan hubungan seksual, Anda membakar 150 kalori setiap setengah jam. Jadi, apakah Anda masih menolak melakukan olahraga yang menyenangkan ini?
obat Awet Muda4. Obat awet muda
Apakah Anda tahu, setiapkali orgasme saat berhubungan seks, produksi hormon DHEA (Dehydroepiandrosterone) meningkat. DHEA adalah hormon yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, dan menjaga kulit tetap sehat dan bahkan bisa bekerja sebagai antidepresi alami bagi Anda.
Jadi, semakin sering Anda bisa berhubungan seks dan orgasme, Anda menjadi awet muda dan hidup lebih lama.
5. Peningkatan Estrogen dan Testosterone
Lelaki dan perempuan masing-masing memproduksi hormon testosterone dan estrogen. Lelaki memproduksi lebih banyak testosterone sedangkan perempuan lebih banyak memproduksi estrogen. Saat Anda melakukan hubungan seks, produksi hormon testosteron dan estrogen akan meningkat.
Bagi lelaki, hormon testosteron tidak hanya meningkatkan libido, namun bisa juga memperkuat tulang dan otot sekaligus menjaga kerja jantung agar selalu dalam kondisi stabil. Sedangkan pada perempuan meningkatkannya hormon testosteron, membuat Anda menginginkan penetrasi dengan pasangan Anda.
Aktivitas seksual juga meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Pada perempuan hormon estrogen memberi efek sentimentil namun sekaligus melindung mereka dari sakit jantung. Sedangkan bagi lelaki, efek dari meningkatnya kadar estrogen justru akan membuat mereka lebih kalem dan tenang.
Tak disangka, ternyata aktivitas seksual memiliki manfaat besar tak hanya sebagai kegiatan reproduktif semata.
Ukuran Penis Pria, Mitos Atau Bukan?
Penis, dari dahulu sudah menjadi problema utama kaum pria. Penis kadang menjadi lambang keperkasaan, tetapi kadang juga menjadi sumber kurang percaya diri.
Hilang percaya diri karena penis? Tanya kenapa ?
Yah .. karena berbagai mitos yang berbedar di masyarakat. Nah, biar infonya nggak salah dan supaya anda lebih banyak tahu berbagai info seputar alat kelamin pria. Silahkan lanjut baca artikel ini.
Mitos 1: Merasa Penisnya Kecil
Sebagian besar pria tidak hanya ingin penisnya berfungsi dengan baik, tetapi juga berharap ukuran penisnya cukup besar dibanding teman-temannya. Penis yang lebih besar membuat pria lebih percaya diri, terutama ketika harus menjalankan salah satu fungsinya, berhubungan seksual.
yang disayangkan adalah, seringkali para pria tersebut membandingkan ukuran penisnya ketika berganti baju bersama teman-teman di gym atau membandingkannya dengan aktor film porno.
Tentu saja, cara melihat seperti itu membuat penis terlihat lebih kecil. Jika anda ingin melihat ukuran penis yang sesungguhnya, berdirilah di depan cermin dan kemungkinan penis akan terlihat lebih besar ketimbang pada saat melihat penis teman di ruang ganti.
Mengenai aktor-aktor film porno, jangan jadikan mereka sebagai acuan. Aktor film porno bisa dikatakan memiliki ukuran penis di luar rata-rata. Ukuran semacam itu hanya dimiliki oleh sedikit sekali pria.
Mitos 2: Wanita Menyukai Penis yang Panjang dan Besar
Beberapa wanita memang menyukai ukuran penis yang lebih panjang dan lebih besar tetapi tidak semuanya seperti itu, hanya sebagian saja. Sebagian wanita yang lain tidak ambil pusing tentang ukuran penis.
Para pria selama ini berpikir bahwa penis yang lebih panjang adalah penis yang lebih baik. Menurut Peniswebsite, logika di atas mungkin muncul karena pria menganggap penis yang panjang dan besar akan memberikan kepuasan lebih terhadap wanita.
Logikanya memang tidak salah. Tetapi ketika berhubungan seks, sesungguhnya wanita tidak hanya mencari kepuasan fisik semata. Para wanita juga mencari getaran emosional, perasaan dicintai, merasa diperlakukan spesial, dihargai, dan keintiman dengan partnernya.
Pernyataan ini bukanlah kecapan kata semata. Kesimpulan ini diambil dari diskusi komunitas wanita yang berlangsung di internet.
Mitos 3: Penis Besar Adalah Penis yang Baik
Sebuah survey dilakukan terhadap komunitas wanita, Peniswebsite mengatakan wanita lebih menyukai penis yang tebal ketimbang penis yang panjang.
Menurut beberapa wanita dalam survey ini, penis yang panjang cenderung mengakibatkan rasa sakit ketika sedang berhubungan seksual.
Masih dari survey yang sama, penis yang tidak terlampau panjang namun tebal, lebih digemari karena mampu menyentuh g-spot wanita yang berada sekitar 1 inci dari mulut vagina.
Mitos 4: Pria Lebih Perkasa Jika Punya Penis Besar
Sesungguhnya yang membangun anggapan itu adalah para pria itu sendiri.
Sama sekali tidak ada fakta yang dapat membuktikan bahwa sifat jantan dan kelaki-lakian seorang pria berhubungan dengan ukuran penisnya.
Sifat-sifat yang membuat pria lebih jantan dan dihargai wanita antara lain, kemampuan untuk menjadi ayah bagi seorang anak, kekuatan karakter untuk menjadi contoh yang baik bagi keluarga dan masyarakat, kepedulian terhadap sekitar, bisa membuat rencana hidup yang bermakna, dan kemampuan untuk menetapkan pendirian dan idealisme hidup.
Hal-hal, seperti itulah yang akan membuat pria lebih dihargai masyarakat dan disukai wanita ketimbang hanya memiliki penis besar dan tidak memiliki nilai-nilai tadi.
Mitos 5: Penis Besar Membuat Hubungan Seksual Lebih Lama
Sepertinya itu salah besar. Lama atau tidaknya hubungan seksual tergantung oleh banyak hal dan ukuran penis tidak termasuk salah satunya.
Obat paling utama dari ejakulasi dini adalah kepercayaan diri, hubungan yang harmonis dengan pasangan, menghilangkan rasa takut dan bersalah ketika berhubungan seksual, dan komunikasi yang terbuka dengan pasangan.
Mitos 6: Penis Orang Asia Lebih Kecil
Mitos yang terakhir ini tidak sepenuhnya salah karena pertumbuhan badan seseorang memang dipengaruhi oleh faktor genetik.
Rata-rata ukuran penis orang berkulit hitam, lebih besar sekitar 1,5 sampai 3 cm dibanding ras kulit putih (kaukasia). Sedangkan penis laki-laki Asia, lebih kecil sekitar 1,5 sampai 3 cm dari ras kulit putih.
Ukuran testis masing-masing ras ini tentu saja berbeda sebanding dengan ukuran penisnya. Tapi perbedaan ini bukanlah tanpa sebab. Karena ternyata perbandingan ukuran vagina wanita Asia juga lebih kecil ketimbang ras lainnya.
Berikut ukuran rata-rata penis pria ketika ereksi berdasarkan ras menurut peniswebsite:
1. Oriental : Panjang 10,5-14 cm
Diameter 3,2 cm
2. Kaukasia : Panjang 14-15,5 cm
Diameter 4.8 cm
3. Kulit Hitam: Panjang 15,9-20,3 cm
Diameter 5 cm
Nah, kesimpulannya ukuran penis pria lebih banyak dipusingkan oleh pria sendiri ketimbang wanita.
Hubungan suami-istri yang harmonis bukanlah ditentukan oleh ukuran penis. Indahnya hubungan seks ditentukan langsung oleh kreativitas dan komunikasi masing-masing pasangan.
Hilang percaya diri karena penis? Tanya kenapa ?
Yah .. karena berbagai mitos yang berbedar di masyarakat. Nah, biar infonya nggak salah dan supaya anda lebih banyak tahu berbagai info seputar alat kelamin pria. Silahkan lanjut baca artikel ini.
Mitos 1: Merasa Penisnya Kecil
Sebagian besar pria tidak hanya ingin penisnya berfungsi dengan baik, tetapi juga berharap ukuran penisnya cukup besar dibanding teman-temannya. Penis yang lebih besar membuat pria lebih percaya diri, terutama ketika harus menjalankan salah satu fungsinya, berhubungan seksual.
yang disayangkan adalah, seringkali para pria tersebut membandingkan ukuran penisnya ketika berganti baju bersama teman-teman di gym atau membandingkannya dengan aktor film porno.
Tentu saja, cara melihat seperti itu membuat penis terlihat lebih kecil. Jika anda ingin melihat ukuran penis yang sesungguhnya, berdirilah di depan cermin dan kemungkinan penis akan terlihat lebih besar ketimbang pada saat melihat penis teman di ruang ganti.
Mengenai aktor-aktor film porno, jangan jadikan mereka sebagai acuan. Aktor film porno bisa dikatakan memiliki ukuran penis di luar rata-rata. Ukuran semacam itu hanya dimiliki oleh sedikit sekali pria.
Mitos 2: Wanita Menyukai Penis yang Panjang dan Besar
Beberapa wanita memang menyukai ukuran penis yang lebih panjang dan lebih besar tetapi tidak semuanya seperti itu, hanya sebagian saja. Sebagian wanita yang lain tidak ambil pusing tentang ukuran penis.
Para pria selama ini berpikir bahwa penis yang lebih panjang adalah penis yang lebih baik. Menurut Peniswebsite, logika di atas mungkin muncul karena pria menganggap penis yang panjang dan besar akan memberikan kepuasan lebih terhadap wanita.
Logikanya memang tidak salah. Tetapi ketika berhubungan seks, sesungguhnya wanita tidak hanya mencari kepuasan fisik semata. Para wanita juga mencari getaran emosional, perasaan dicintai, merasa diperlakukan spesial, dihargai, dan keintiman dengan partnernya.
Pernyataan ini bukanlah kecapan kata semata. Kesimpulan ini diambil dari diskusi komunitas wanita yang berlangsung di internet.
Mitos 3: Penis Besar Adalah Penis yang Baik
Sebuah survey dilakukan terhadap komunitas wanita, Peniswebsite mengatakan wanita lebih menyukai penis yang tebal ketimbang penis yang panjang.
Menurut beberapa wanita dalam survey ini, penis yang panjang cenderung mengakibatkan rasa sakit ketika sedang berhubungan seksual.
Masih dari survey yang sama, penis yang tidak terlampau panjang namun tebal, lebih digemari karena mampu menyentuh g-spot wanita yang berada sekitar 1 inci dari mulut vagina.
Mitos 4: Pria Lebih Perkasa Jika Punya Penis Besar
Sesungguhnya yang membangun anggapan itu adalah para pria itu sendiri.
Sama sekali tidak ada fakta yang dapat membuktikan bahwa sifat jantan dan kelaki-lakian seorang pria berhubungan dengan ukuran penisnya.
Sifat-sifat yang membuat pria lebih jantan dan dihargai wanita antara lain, kemampuan untuk menjadi ayah bagi seorang anak, kekuatan karakter untuk menjadi contoh yang baik bagi keluarga dan masyarakat, kepedulian terhadap sekitar, bisa membuat rencana hidup yang bermakna, dan kemampuan untuk menetapkan pendirian dan idealisme hidup.
Hal-hal, seperti itulah yang akan membuat pria lebih dihargai masyarakat dan disukai wanita ketimbang hanya memiliki penis besar dan tidak memiliki nilai-nilai tadi.
Mitos 5: Penis Besar Membuat Hubungan Seksual Lebih Lama
Sepertinya itu salah besar. Lama atau tidaknya hubungan seksual tergantung oleh banyak hal dan ukuran penis tidak termasuk salah satunya.
Obat paling utama dari ejakulasi dini adalah kepercayaan diri, hubungan yang harmonis dengan pasangan, menghilangkan rasa takut dan bersalah ketika berhubungan seksual, dan komunikasi yang terbuka dengan pasangan.
Mitos 6: Penis Orang Asia Lebih Kecil
Mitos yang terakhir ini tidak sepenuhnya salah karena pertumbuhan badan seseorang memang dipengaruhi oleh faktor genetik.
Rata-rata ukuran penis orang berkulit hitam, lebih besar sekitar 1,5 sampai 3 cm dibanding ras kulit putih (kaukasia). Sedangkan penis laki-laki Asia, lebih kecil sekitar 1,5 sampai 3 cm dari ras kulit putih.
Ukuran testis masing-masing ras ini tentu saja berbeda sebanding dengan ukuran penisnya. Tapi perbedaan ini bukanlah tanpa sebab. Karena ternyata perbandingan ukuran vagina wanita Asia juga lebih kecil ketimbang ras lainnya.
Berikut ukuran rata-rata penis pria ketika ereksi berdasarkan ras menurut peniswebsite:
1. Oriental : Panjang 10,5-14 cm
Diameter 3,2 cm
2. Kaukasia : Panjang 14-15,5 cm
Diameter 4.8 cm
3. Kulit Hitam: Panjang 15,9-20,3 cm
Diameter 5 cm
Nah, kesimpulannya ukuran penis pria lebih banyak dipusingkan oleh pria sendiri ketimbang wanita.
Hubungan suami-istri yang harmonis bukanlah ditentukan oleh ukuran penis. Indahnya hubungan seks ditentukan langsung oleh kreativitas dan komunikasi masing-masing pasangan.
10 Tips Rahasia Menuju Indahnya ‘Cinta’
1.
Seks hebat dapat dimulai dari dapur, dapur disamping sebagai tempat memasak juga dapat menjadi tempat untuk bercinta. Disamping membereskan sisa makanan, mengeluarkan sampah, mencuci dan mengeringkannya, tangan bisa mulai bermain menelusuri bagian sensitif tubuh pasangan anda sehingga akhirnya ’hal yang paling diinginkan’ dapat terjadi.
2.
Sebagian pria sangat lemah dalam membaca pikiran, sehingga katakan dan tunjukkan padanya bahwa anda sangat menginginkannya.
3.
Sisihkan Waktu! Seks adalah tentang sesuatu yang asik, santai, tertawa dan cinta, ini bukanlah suatu kompetesi, mulailah secara perlahan, biarkan berkembang dan kemudian selesaikan dengan kuat. Segelas Anggur, musik yang lembut, rabaan bagian belakang, bahkan beberapa menit berdiam dapat merubah mood dan membuat seks menjadi lebih hebat.
4.
Jadwalkan Waktu, Berapa kali hubungan seks yang anda lakukan pada malam hari dengan kondisi tubuh sama – sama kelelahan serta masih harus mencari masing-masing dalam kegelapan? atau , Seringkah anda melakukannya pada pagi hari dengan kondisi mata masih mengantuk, dengan nafas yang tidak sedap? Jika seks begitu penting, kenapa tidak melakukannya dengan membuat jadwal? Dengan kata lain, buatlah jadwal, simpan dalam kalender dan perlakukan sebagai bagian yang penting seperti memelihara dan merawat diri sendiri.
5.
Pikirkan kencan dengan wanita (istri) yang anda cintai. Jadwalkan makan malam dengannya, datanglah tepat waktu, rencanakan sesuatu yang romantis atau istimewa, misal : memberinya bunga.
6.
Jika anda menginginkan hubungan seks, rayulah suami anda! Sebagian besar pria sangat mudah dirayu, tunjukkan apa yang dia sukai. Kemudian ia akan merespon dengan sendirinya.
7.
Berikan kejutan. Wanita senang dengan kejutan, misalnya bunga, kartu, memberi catatan kecil di kaca depan mobilnya atau bahkan yang paling mengejutkan misalnya membersihkan kamar mandi!. Hampir semuanya bisa dilakukan.
8.
Jangan mempermasalahkan ukuran penis. Pada dasarnya penis besar menjadi imajinasi pria, tetapi agar bisa merasakan hebatnya seks, ukuran tidak menjadi masalah utama untuk anda berdua.
9.
Fantasi. Pria atau wanita tentu memiliki fantasi masing – masing. Wujudkan fantasi seks anda dengan mengatakan pada pasangan sehingga anda berdua bisa melakukan sesuai yang dibayangkan.
10.
Tambah Variasi dengan menonton film yang dapat merangsang daya seksual. Untuk sebagian besar orang, pornografi dapat memudahkan rangsangan selain gambar-gambar sensual, satin dan renda juga sering digunakan.
Seks hebat dapat dimulai dari dapur, dapur disamping sebagai tempat memasak juga dapat menjadi tempat untuk bercinta. Disamping membereskan sisa makanan, mengeluarkan sampah, mencuci dan mengeringkannya, tangan bisa mulai bermain menelusuri bagian sensitif tubuh pasangan anda sehingga akhirnya ’hal yang paling diinginkan’ dapat terjadi.
2.
Sebagian pria sangat lemah dalam membaca pikiran, sehingga katakan dan tunjukkan padanya bahwa anda sangat menginginkannya.
3.
Sisihkan Waktu! Seks adalah tentang sesuatu yang asik, santai, tertawa dan cinta, ini bukanlah suatu kompetesi, mulailah secara perlahan, biarkan berkembang dan kemudian selesaikan dengan kuat. Segelas Anggur, musik yang lembut, rabaan bagian belakang, bahkan beberapa menit berdiam dapat merubah mood dan membuat seks menjadi lebih hebat.
4.
Jadwalkan Waktu, Berapa kali hubungan seks yang anda lakukan pada malam hari dengan kondisi tubuh sama – sama kelelahan serta masih harus mencari masing-masing dalam kegelapan? atau , Seringkah anda melakukannya pada pagi hari dengan kondisi mata masih mengantuk, dengan nafas yang tidak sedap? Jika seks begitu penting, kenapa tidak melakukannya dengan membuat jadwal? Dengan kata lain, buatlah jadwal, simpan dalam kalender dan perlakukan sebagai bagian yang penting seperti memelihara dan merawat diri sendiri.
5.
Pikirkan kencan dengan wanita (istri) yang anda cintai. Jadwalkan makan malam dengannya, datanglah tepat waktu, rencanakan sesuatu yang romantis atau istimewa, misal : memberinya bunga.
6.
Jika anda menginginkan hubungan seks, rayulah suami anda! Sebagian besar pria sangat mudah dirayu, tunjukkan apa yang dia sukai. Kemudian ia akan merespon dengan sendirinya.
7.
Berikan kejutan. Wanita senang dengan kejutan, misalnya bunga, kartu, memberi catatan kecil di kaca depan mobilnya atau bahkan yang paling mengejutkan misalnya membersihkan kamar mandi!. Hampir semuanya bisa dilakukan.
8.
Jangan mempermasalahkan ukuran penis. Pada dasarnya penis besar menjadi imajinasi pria, tetapi agar bisa merasakan hebatnya seks, ukuran tidak menjadi masalah utama untuk anda berdua.
9.
Fantasi. Pria atau wanita tentu memiliki fantasi masing – masing. Wujudkan fantasi seks anda dengan mengatakan pada pasangan sehingga anda berdua bisa melakukan sesuai yang dibayangkan.
10.
Tambah Variasi dengan menonton film yang dapat merangsang daya seksual. Untuk sebagian besar orang, pornografi dapat memudahkan rangsangan selain gambar-gambar sensual, satin dan renda juga sering digunakan.
Menjaga Kesehatan vagina dengan Susu
Siapa yang tak mendambakan tubuh yang sehat dan wangi? Semua orang pasti mendambakan tubuhnya wangi semerbak bak bunga. Hal ini juga berlaku bagi area intim perempuan.
Area intim yang sehat dan wangi tak hanya membahagiakan pasangan, namun juga dapat mendongkrak rasa berdiri pribadi yang bersangkutan.
Banyak cara dilakukan untuk membuat area intim tetap dalam kondisi prima. Ada yang melakukan ratus, mencuci dengan air sirih atau rajin membasuhnya dengan cairan antiseptik. Benarkah langkah itu?
Tunggu dulu. Teryata pemakaian air rebusan daun sirih atau cairan antiseptik untuk area intim perempuan tidak disarankan. Kenapa? Pasalnya keduanya bersifat bakterisid alias mematikan semua mikroba, tanpa memandang itu bakteri baik (flora normal vagina) atau bakteri patogen (bersifat merugikan). Jika hal ini berlangsung terus-menerus, bukan kondisi sehat yang didapatkan area intim kita, tapi malah sebaliknya, bisa terjadi infeksi. Ih, nggak mau kan?
Menurut Dr. Junita Indarti SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari RS Cipto Mangunkusumo/FKUI mengungkapkan infeksi vagina terjadi karena terganggunya keseimbangan ekosistem di area tersebut.
Ekosistem vagina sendiri, lanjut dr. Junita, adalah lingkaran kehidupan yang terdapat pada vagina, dipengaruhi oleh dua unsur utama yaitu estrogen dan bakteri Lactobacillus (bakteri baik). "Jika keseimbangan ekosistem ini terganggu, bakteri Lactobacillus akan mati dan bakteri patogen tumbuh. Mekanisme alami yang ada menjadi terganggu sehingga tubuh rentan terhadap infeksi," ujar dr. Junita.
Banyak faktor yang menjadi penyebab ketidakseimbangan ekosistem vagina, yaitu kontrasepsi oral, penyakit diabetes mellitus (kencing manis), pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching) dan gangguan hormonal (pubertas, menopause atau kehamilan).
Maka, menjaga keseimbangan ekosistem vagina adalah cara paling alamiah dan efektif dalam merawat kesehatan vagina serta mencegah timbulnya infeksi. Bagaimana caranya? Sebaiknya Anda simak yang ini: Sebuah uji klinis yang dilakukan di poliklinik Sitologi RSCM membuktikan manfaat ekstrak susu bagi kesehatan vagina. Susu? Pernahkah hal itu terlintas di benak Anda?
Ternyata, susu mengandung zat aktif yang diesktrak menjadi asam laktat dan laktoserum yang secara klinis terbukti mengurangi keluhan gatal, rasa terbakar dan keputihan pada vagina. "Penelitian kami terhadap 71 kasus fluor albus (keputihan) dengan keluhan rasa gatal, terbakar dan keputihan menunjukkan pengurangan rasa gatal sebesar 86,1%, pengurangan rasa terbakar 87,5% dan pengurangan keputihan 81,1% setelah pasien dirawat dengan pemberian larutan asam laktat dan laktoserum dua kali sehari selama dua minggu," papar dr. Junita.
Dari hasil uji klinis disimpulkan bahwa asam laktat dan laktoserum bermanfaat mengurangi keluhan karena keputihan dan menghambat pertumbuhan jamur (kandida) dan dermatofit (kapang).
Jadi bagaimana agar mendapatkan ekstrak susu berupa asam laktat dan laktoserum, apakah harus melakukan fermentasi dulu? wah, tak perlu harus seribet itu. Kalau ingin hasil 'jadi' dan tinggal pakai sudah ada Lactacyd yang dijual bebas di pasaran.
Menurut dr. Diana Komara, Medical Advisor Lactacyd, cairan pembersih Lactacyd berbeda dengan pembersih kewanitaan yang selama ini ada, bukan pula antibiotik biasa, sehingga tidak membunuh flora normal vagina, melainkan justru meningkatkan pertumbuhannya karena menyediakan makanan bagi bakteri baik tersebut.
"Selain itu dengan menjaga tingkat keasaman normal pH 3,8-4,2, Lactacyd mencegah pertumbuhan organisme patogen yang dapat menyebabkan keluhan gatal dan bau tak sedap," tandas dr. Diana.
Now you know, girls!
Area intim yang sehat dan wangi tak hanya membahagiakan pasangan, namun juga dapat mendongkrak rasa berdiri pribadi yang bersangkutan.
Banyak cara dilakukan untuk membuat area intim tetap dalam kondisi prima. Ada yang melakukan ratus, mencuci dengan air sirih atau rajin membasuhnya dengan cairan antiseptik. Benarkah langkah itu?
Tunggu dulu. Teryata pemakaian air rebusan daun sirih atau cairan antiseptik untuk area intim perempuan tidak disarankan. Kenapa? Pasalnya keduanya bersifat bakterisid alias mematikan semua mikroba, tanpa memandang itu bakteri baik (flora normal vagina) atau bakteri patogen (bersifat merugikan). Jika hal ini berlangsung terus-menerus, bukan kondisi sehat yang didapatkan area intim kita, tapi malah sebaliknya, bisa terjadi infeksi. Ih, nggak mau kan?
Menurut Dr. Junita Indarti SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari RS Cipto Mangunkusumo/FKUI mengungkapkan infeksi vagina terjadi karena terganggunya keseimbangan ekosistem di area tersebut.
Ekosistem vagina sendiri, lanjut dr. Junita, adalah lingkaran kehidupan yang terdapat pada vagina, dipengaruhi oleh dua unsur utama yaitu estrogen dan bakteri Lactobacillus (bakteri baik). "Jika keseimbangan ekosistem ini terganggu, bakteri Lactobacillus akan mati dan bakteri patogen tumbuh. Mekanisme alami yang ada menjadi terganggu sehingga tubuh rentan terhadap infeksi," ujar dr. Junita.
Banyak faktor yang menjadi penyebab ketidakseimbangan ekosistem vagina, yaitu kontrasepsi oral, penyakit diabetes mellitus (kencing manis), pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching) dan gangguan hormonal (pubertas, menopause atau kehamilan).
Maka, menjaga keseimbangan ekosistem vagina adalah cara paling alamiah dan efektif dalam merawat kesehatan vagina serta mencegah timbulnya infeksi. Bagaimana caranya? Sebaiknya Anda simak yang ini: Sebuah uji klinis yang dilakukan di poliklinik Sitologi RSCM membuktikan manfaat ekstrak susu bagi kesehatan vagina. Susu? Pernahkah hal itu terlintas di benak Anda?
Ternyata, susu mengandung zat aktif yang diesktrak menjadi asam laktat dan laktoserum yang secara klinis terbukti mengurangi keluhan gatal, rasa terbakar dan keputihan pada vagina. "Penelitian kami terhadap 71 kasus fluor albus (keputihan) dengan keluhan rasa gatal, terbakar dan keputihan menunjukkan pengurangan rasa gatal sebesar 86,1%, pengurangan rasa terbakar 87,5% dan pengurangan keputihan 81,1% setelah pasien dirawat dengan pemberian larutan asam laktat dan laktoserum dua kali sehari selama dua minggu," papar dr. Junita.
Dari hasil uji klinis disimpulkan bahwa asam laktat dan laktoserum bermanfaat mengurangi keluhan karena keputihan dan menghambat pertumbuhan jamur (kandida) dan dermatofit (kapang).
Jadi bagaimana agar mendapatkan ekstrak susu berupa asam laktat dan laktoserum, apakah harus melakukan fermentasi dulu? wah, tak perlu harus seribet itu. Kalau ingin hasil 'jadi' dan tinggal pakai sudah ada Lactacyd yang dijual bebas di pasaran.
Menurut dr. Diana Komara, Medical Advisor Lactacyd, cairan pembersih Lactacyd berbeda dengan pembersih kewanitaan yang selama ini ada, bukan pula antibiotik biasa, sehingga tidak membunuh flora normal vagina, melainkan justru meningkatkan pertumbuhannya karena menyediakan makanan bagi bakteri baik tersebut.
"Selain itu dengan menjaga tingkat keasaman normal pH 3,8-4,2, Lactacyd mencegah pertumbuhan organisme patogen yang dapat menyebabkan keluhan gatal dan bau tak sedap," tandas dr. Diana.
Now you know, girls!
Ciri-ciri kecanduan seks
Anto suka sekali mengajak teman chattingnya menggunakan kata-kata yang menjurus ke arah pornografi. Kata yang digunakannya juga sangat tidak sopan, sehingga banyak teman chattingnya jijik kalau Anto sudah kurang ajar seperti itu. Mengapa Anto bersikap begitu, apakah ia pecandu seks?
Bisa jadi, karena sering mengemukakan sesuatu yang terkait dengan masalah seksual bisa juga dianggap kecanduan seks. Tetapi saat ini kami mencoba menampilkan cara sederhana untuk menilai apakah seseorang mengidap kecanduan seks. Dua belas pertanyaan berikut mungkin merupakan alat bantu yang berguna untuk Anda menemukannya :
*
Apakah Anda menyimpan rahasia mengenai kegiatan seksual Anda dari orang-orang yang penting dalam hidup Anda ? Apakah Anda menjalani dua kehidupan sekaligus?
*
Pernahkah hasrat seksual Anda mendorong Anda untuk melakukan hubungan seks di tempat, situasi ataupun dengan orang yang secara normal tidak akan Anda pilih?
*
Apakah Anda mencari artikel-artikel seks ataupun gambar-gambar telanjang yang merangsang secara seksual di koran, majalah dan media lainnya?
*
Apakah fantasi-fantasi seksual Anda mengganggu hubungan Anda atau menjadi tempat pelarian Anda dari masalah?
*
Apakah Anda senantiasa ingin menjauh dari pasangan setelah berhubungan seks? Apakah Anda sering merasa menyesal, malu, atau bersalah setelah mengalami suatu pengalaman seksual?
*
Apakah Anda merasa malu dengan seksualitas atau tubuh Anda, misalnya Anda menghindari menyentuh tubuh Anda atau melakukan suatu hubungan seks? Apakah Anda khawatir bahwa diri Anda tidak memiliki hasrat seksual dan bahwa Anda adalah seorang yang aseksual?
*
Apakah setiap hubungan baru berlanjut dengan pola merusak yang sama, yang menyebabkan Anda memutuskan suatu hubungan?
*
Apakah Anda membutuhkan frekuensi kegiatan dan variasi seksual yang lebih besar daripada sebelumnya dalam memperoleh pelepasan dan kepuasan?
*
Pernahkah Anda ditahan atau berada dalam ancaman untuk ditahan karena kebiasaan mengintip, bertelanjang di muka umum, pelacuran, berhubungan seks dengan orang yang belum cukup umur, percakapan tidak senonoh di telepon, dan sebagainya?
*
Apakah pola kehidupan seksual Anda mengganggu keyakinan dan perkembangan spiritual Anda?
*
Apakah kegiatan seksual Anda mengandung risiko, ancaman, penyakit, kehamilan, pemaksaan ataupun kekerasan?
*
Pernahkah perilaku seksual Anda meninggalkan perasaan hampa, terasing, dan ingin bunuh diri?
Jika Anda menemukan jawaban 'ya' pada lebih dari satu pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda disarankan untuk mencari informasi yang lebih lanjut atau berkonsultasi dengan seorang ahli jiwa atau ahli seksologi.
Bisa jadi, karena sering mengemukakan sesuatu yang terkait dengan masalah seksual bisa juga dianggap kecanduan seks. Tetapi saat ini kami mencoba menampilkan cara sederhana untuk menilai apakah seseorang mengidap kecanduan seks. Dua belas pertanyaan berikut mungkin merupakan alat bantu yang berguna untuk Anda menemukannya :
*
Apakah Anda menyimpan rahasia mengenai kegiatan seksual Anda dari orang-orang yang penting dalam hidup Anda ? Apakah Anda menjalani dua kehidupan sekaligus?
*
Pernahkah hasrat seksual Anda mendorong Anda untuk melakukan hubungan seks di tempat, situasi ataupun dengan orang yang secara normal tidak akan Anda pilih?
*
Apakah Anda mencari artikel-artikel seks ataupun gambar-gambar telanjang yang merangsang secara seksual di koran, majalah dan media lainnya?
*
Apakah fantasi-fantasi seksual Anda mengganggu hubungan Anda atau menjadi tempat pelarian Anda dari masalah?
*
Apakah Anda senantiasa ingin menjauh dari pasangan setelah berhubungan seks? Apakah Anda sering merasa menyesal, malu, atau bersalah setelah mengalami suatu pengalaman seksual?
*
Apakah Anda merasa malu dengan seksualitas atau tubuh Anda, misalnya Anda menghindari menyentuh tubuh Anda atau melakukan suatu hubungan seks? Apakah Anda khawatir bahwa diri Anda tidak memiliki hasrat seksual dan bahwa Anda adalah seorang yang aseksual?
*
Apakah setiap hubungan baru berlanjut dengan pola merusak yang sama, yang menyebabkan Anda memutuskan suatu hubungan?
*
Apakah Anda membutuhkan frekuensi kegiatan dan variasi seksual yang lebih besar daripada sebelumnya dalam memperoleh pelepasan dan kepuasan?
*
Pernahkah Anda ditahan atau berada dalam ancaman untuk ditahan karena kebiasaan mengintip, bertelanjang di muka umum, pelacuran, berhubungan seks dengan orang yang belum cukup umur, percakapan tidak senonoh di telepon, dan sebagainya?
*
Apakah pola kehidupan seksual Anda mengganggu keyakinan dan perkembangan spiritual Anda?
*
Apakah kegiatan seksual Anda mengandung risiko, ancaman, penyakit, kehamilan, pemaksaan ataupun kekerasan?
*
Pernahkah perilaku seksual Anda meninggalkan perasaan hampa, terasing, dan ingin bunuh diri?
Jika Anda menemukan jawaban 'ya' pada lebih dari satu pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda disarankan untuk mencari informasi yang lebih lanjut atau berkonsultasi dengan seorang ahli jiwa atau ahli seksologi.
Purdi E. Chandra: Kalau Ingin Kaya Ngapain Sekolah?
Untuk menjadi seorang entrepreneur sejati, tidak perlu IP tinggi, ijazah, apalagi modal uang. “Saat yang tepat itu justru saat kita tidak punya apa-apa. Pakai ilmu street smart saja,” ungkap Purdi E. Chandra, Direktur Utama Yayasan Primagama. Menurutnya, kemampuan otak kanan yang kreatif dan inovatif saja sudah memadai. Banyak orang ragu berbisnis cuma gara-gara terlalu pintar. Sebaliknya, orang yang oleh guru-guru formal dianggap bodoh karena nilainya jelek, justru melejit jadi wirausahawan sukses. “Masalahnya jika orang terlalu tahu risikonya, terlalu banyak berhitung, dia malah tidak akan berani buka usaha,” tambah ‘konglomerat bimbingan tes’ ini.
Purdi memang jadi model wirausahawan ‘jalanan’ plus modal nekad. Ia tinggalkan kuliahnya di empat fakultas di UGM dan IKIP Yogyakarta. Lalu dengan modal Rp300 ribu ia dirikan lembaga bimbingan tes Primagama pada 10 Maret 1982 di Yogyakarta. Sebuah peluang bisnis potensial yang kala itu tidak banyak dilirik orang. Ia sukses membuat Primagama beromset hampir 70 milyar per tahun, dengan 167 cabang di lebih dari 106 kota. Ia dirikan IMKI, AMIKOM, Entrepreneur University, dan terakhir Sekolah Tinggi Psikologi di Yogyakarta. Grup Primagama pun merambah bidang radio, penerbitan, jasa wisata, ritel, dll. Semuanya diawalkan dari keberanian mengambil risiko.
Kini Purdi lebih banyak lagi ‘berdakwah’ tentang entrepreneurship. Bagi Purdi, entrepreneur sukses pastilah bisa menciptakan banyak lapangan kerja. Namun, itu saja tidak cukup berarti bagi bangsa ini. “Saya memimpikan bisa melahirkan banyak lagi pengusaha-pengusaha. Dengan demikian, makin banyak pula lapangan kerja diciptakan. Itulah Mega Entrepreneur,” ungkap Purdi kepada Edy Zaqeus dan David S. Simatupang. Wawancara berikut ini pernah dimuat di majalah Berwirausaha (II/8 Mei/02) dan merupakan bagian dari buku laris manis berjudul Kalau Mau Kaya Ngapain Sekolah!. Berikut petikan wawancara yang berlangsung di kantor Primagama di Jakarta:
Bagaimana semangat wirausaha masyarakat kita?
Mungkin begini. Salahnya pendidikan kita itu, kebanyakan orang lulus sarjana baru cari kerja. Jadi pengusaha itu mungkin malah orang-orang yang kepepet. Yang tidak diterima di mana-mana, baru dia sadar dan bikin usaha sendiri. Mestinya, kesadaran seperti ini bisa untuk orang-orang yang tidak kepepet. Alasannya, kalau mau usaha harus ada modal, punya ketrampilan. Padahal tidak harus begitu. Saat yang tepat itu justru saat kita tidak punya apa-apa. Ibaratnya kalau kita punya ijazah pun, tidak usah dipikirin. Saya dulu tak tergantung dengan selembar kertas itu. Sekarang mau dijaminkan di bank juga tidak bisa. Hanya buat senang-senang saja kalau sudah sarjana.
Apakah pendidikan kita sangat bermasalah?Memang saya lihat pendidikan kita itu dari otak kiri saja. Padahal kalau kita garap yang kanan, porsinya banyak, maka otomatis otak kirinya naik. Tapi kalau kita banyakin kiri, kanan ndak ikut naik. Kanan itu adalah praktek. Saya bilang street smart. Cerdas di lapangan, di jalanan. Orang yang akademik, sekolahnya pintar, IP atau nilai tinggi, dia tidak berani menentang teori. Jadi robotlah. Kalau di situ jadi topeng monyet. Dia tidak berani membuat kreasi sendiri. Padahal hidup dia itu bukan di masa lalu. Hidup dia itu kan di masa datang, dan itu serba berubah cepat. Tidak ada yang sama dengan teori yang dia pelajari. Teori itu kan hasil temuan. Kenapa kita tidak bisa menemukan sendiri? Saya punya contoh, manajemen di Primagama, yang tidak ada di teori. Kalau pun ada di teori pasti disalah-salahkan.
Apa itu?
Di Primagama, suami-istri bekerja dalam satu kantor itu malah kita anjurkan. Di lain tempat dan di teori itu ndak boleh! Tapi saya praktekkan…ternyata jalan, bagus. Saya melihat, mereka masing-masing bisa saling mengontrol. Maka, menantang teori itu yang utama. Saya malah bisa menaikkan omset Primagama 60%. Contohnya lagi, iklan Primagama yang pakai aktor Rano Karno. Menurut orang kampus, dan pernah dibahas di sana, itu ndak bener! Menurut teori ndak benar. Tapi nyatanya, bagus hasilnya. Saya dulu pernah pakai Sarlito (pakar psikologi dan pendidikan:red), malah ndak ada hasilnya… walau dia doktor atau apa. Jadi street smart itu!
Apa artinya street smart?
Cerdas di jalanan. Ada academic smart atau school smart. Tapi street smart itu cerdas dengan praktek. Jadi begini, kalau kita punya pengetahuan dengan benar, pengetahuan itu kan akademik. Kita tidak strong, gugur! Kita tidak akan bisa. Kita tidak akan bisa benar. Waktu SD itu ada bacaan-bacaan begini; “Ibu pergi ke pasar membeli sayur.” Kok tidak yang menjual sayur saja? Kok, kata-katanya selalu membeli, bukan menjual? Teryata setelah saya urut-urut, yang nulis itu guru. Coba kalau isinya diubah menjadi menjual, itu akan lain.
Kenapa tertarik menonjolkan sisi menjualnya?
Kalau saya bertransaksi, itu nilai tambah. Dalam transaksi, duit paling banyak itu kan pengusahanya? Dan paling banyak milik pengusaha. Coba kalau misalnya yang satu membeli saja. Akan terbatas transaksinya. Sehingga kalau memang harus banyak pengusahanya, ya untuk menjual.
Setuju dengan pemikiran Kiyosaki “If you want to be rich and happy, don’t go to school”?
Kalau saya if you want to be rich and happy, ya.... kalau ingin kaya, ngapain sekolah? Kalau di sekolah tidak akan happy dan kaya. Pendidikan kita tidak bikin happy, malah bikin stres anak. Porsi mainnya kurang. Sejak Taman Kanak-kanak sudah dipaksa main otak kiri. Mungkin itu karena dari menterinya sampai orang-orang tuanya itu otak kiri semua, kan? Dikatakan figur yang bagus itu yang profesor, yang doktor. Padahal kalau kita pilah, yang pintar sekolah memang jadi dosen, jadi dokter. Yang sedang-sedang saja jadi manajer. Tapi yang bodo-bodo sekolahnya malah jadi pengusaha. Penelitian di Harvard begitu.
Penyikapan guru terhadap anak yang bodo kok divonis tidak punya masa depan. Mungkin dia berani, kreatif, bisa menemukan apa yang tidak ditemukan oleh anak-anak pintar. Nah, pendidikan kita itu semua mau dijadikan ilmuwan. Seolah ngejar otak kiri saja, ngejar school smart saja.
Apa yang harus dilakukan untuk membongkar sistem seperti itu?
Memang berat karena dari dulu juga begitu. Maka harus lewat luar, kegiatan-kegiatan ekstra. Maka saya usulkan pendidikan kita dibuat dua sistem; sistem ijazah dan sistem tanpa ijazah. Kalau sekolah tanpa ijazah, orang akan cenderung cari ketrampilan dari praktek yang kelihatan. Yang pakai ijazah untuk yang mau jadi dosen, jadi dokter, jadi ilmuwan. Kalau pelajaran kimia yang pakai ijazah, ya ilmuwan itulah. Kalau kimia yang tidak pakai ijazah, pilihannya ya bikin deterjen, bikin sirup, bikin apa saja yang ada manfaatnya. Kalau semua harus belajar kimia, padahal kita tidak tertarik, berarti dipaksa dan tidak happy jadinya.
Kalau di tataran konseptual, apa yang mesti dilakukan?
Saya kira Dikbud itu merasa bahwa yang menentukan masa depan Indonesia itu dia. Bikin kurikulum, walaupun sumbernya dari masyarakat, tapi sering terlambat. Kurikulum tahun lalu baru dipakai sekarang. Lebih cepat di luar, kan? Maka kalau saya, pendidikan itu tidak usah diatur. Perguruan Tinggi siapa pun boleh bikin. Dan itu masyarakat yang menilai. Hukum pasar! Titel MBA atau apa dilarang, kenapa? Alamiah aja. Nanti kalau kebanjiran itu orang ndak mau pakai, kan ndak masalah? Kalau banyak manajer belajar ilmu untuk mendapatkan MBA, itu kan bagus? Dalam pendidikan itu sebenarnya mereka dagang. Kalau model-model pendidikan itu masyarakat yang mengembangkan, mungkin baru bagus. Karena pas dengan zaman itu. Misalnya Mc Donald mau bikin Universitas Mc Donald, kenapa tidak?
Bagaimana dengan Entrepreneur University yang Anda dirikan?
Sebagai entrepreneur, saya punya visi Mega Entrepreneur. Artinya bagaimana seorang pengusaha bisa menciptakan pengusaha lainnya. Kalau pengusaha bisa menciptakan lapangan kerja, itu sudah biasa. Yang saya kejar adalah bagaimana saya bisa menciptakan banyak pengusaha. Dulu visi saya memang menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Kalau seperti itu kan lama. Mungkin hanya ribuan lapangan kerja. Tapi kalau bisa menciptakan banyak pengusaha, lapangan kerja yang tercipta lebih banyak lagi.
Karyawan saya pun saya usahakan bisa jadi pengusaha. Kayak manajer-manajer saya, semua sudah punya usaha di luar. Saya ditentang oleh Renald Kasali. Katanya menurut teori itu tidak bisa. ‘Orang kerja kok diajak merangkap jadi pengusaha, itu ndak bisa!’. Saya praktekkan ternyata bisa. Manajer saya punya perusahaan mebel. Menurut Kiyosaki, di sini dia sebagai employee, di luar dia sebagai business owner karena yang mengelola orang lain. Ada manajer saya yang buka bengkel motor. Sopir saya punya kenteng mobil. Sopir saya yang lain punya bisnis jual beli handphone. Karyawan-karyawan itu mau jadi manajer semua ndak mungkin, kan? Harapan paling besar saya, ya mereka jadi pengusaha.
Sejak kapan Entrepreneur University berjalan?
Entrepreneur University (EU) berjalan baru setahun. Sebelumnya kita sudah sering adakan pelatihan di mana-mana. Tapi cuma beberapa hari, lalu selesai tidak ada follow up. Sekarang lebih jelas, kita ada follow up. Misalnya kita adakan tiga bulan, setelah itu ada klub entrepreneur. Yang itu bisa dilakukan lewat internet, pertemuan-pertemuan, dan juga konsultasi seperti tadi.
Di EU diutamakan yang indeks prestasinya (IP) rendah. Memang pernah ada yang protes, orang mau masuk tapi IP-nya tinggi, dia jadi minder. Tapi memang saya lebih mudah mengajar orang yang tidak pintar. Kalau otak kiri sudah kuat, susah berubahnya. Misal dia kuliah di akuntansi, yang feasible tidak feasible, udah…ndak berani-berani dia. Usaha itu bukan perhitungan sebelumnya. Hitungan yang terjadi, itulah usaha. Banyak yang terjadi kita tidak tahu dan tidak kita pikirkan sebelumnya. Saya di Primagama dulu kalau dipikir tidak rasional. Modal saya cuma Rp300 ribu saja. Sekarang asetnya sudah hampir Rp100 milyar, kan? Rasionalnya di mana?
Tadi ada seorang direksi bank yang ingin membuat usaha. Seperti dia, dihitung-hitung terus, selalu tidak positif. Akhirnya tidak berani buka usaha. Saya bilang, “jangan dihitung terus!” Usaha itu dibuka, baru dihitung. Ini street smart. Kalau dihitung baru dibuka, ndak akan buka-buka usaha. Makanya, yang membuat orang takut itu bukan sisi gelap, tapi justru sisi terang. Karena terang itu tahu hitung-hitungannya, tahu risikonya gedhe, jadi takut. Kalau gelap, tidak tahu apa-apa, usaha itu tidak takut. Dihitung atau tidak dihitung itu sama saja kok.
Padahal entrepreneur harus berani ambil risiko…
Itulah, ambil risiko itu berarti harus gelap. Maksudnya jangan terlalu banyak tahu. Setelah jalan, kita pakai ilmu street smart tadi. Street smart itu yang melahirkan kecerdasan entrepreneur yang dibutuhkan untuk pemula usaha. Isi kecerdasan entrepreneur itu ya kecerdasan emosional, spiritual, dan basisnya di otak kanan.
Bagaimana cara Anda merealisasikan gagasan Mega Entrepreneur?
EU ini saya yang buka dan pelatihannya saya yang mengajar sendiri. Saya bukan cari untunglah, tapi semacam aktulisasilah buat saya. Karena saya ingin jadi Mega Entrepreneur tadi. Sehingga saya bela-belain, ndak harus untung. Kalau nombok pun saya mau untuk memberikan dakwah tentang entrepreneurship ini. Itu yang saya lakukan, dan sudah dua angkatan EU di lima kota. Perkembangan pesertanya cukup positif. Yang sama sekali tidak berani berusaha, kini jadi berani.
Bagaimana tren kewirausahaan ke depan?
Saya kira itu suatu keharusan. Kalau negara ini mau maju, harus banyak pengusahanya. Kita belum ada kementrian yang khusus mengurusi wirausaha. Di Indonesia banyak bisnis yang bisa dikembangkan menjadi franchise dan tidak harus yang mahal. Di Malaysia sudah ada kementriannya, dan mentrinya mendorong mereka yang mau usaha franchise.
Bagaimana entrepreneur yang ideal itu?
Ukuran ideal saya adalah dari banyaknya lapangan kerja yang diciptakan. Pengusaha yang bisa melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Bisnisnya kalau bisa yang baik-baiklah. Saya suka mengurusi bisnis yang langsung ke pasar. Yang menilai dan menentukan bisnis saya ya pasar. Saya ndak model dengan bisnis lobi-lobi yang harus berhubungan dengan pemerintah.
Pernah mengalami pencerahan selama menjadi entrepreneur?
Saya mengembangkan sisi spiritual melalui dzikir atau meditasi. Bisnis itu, kalau bisa ya melibatkan yang “di atas”. Tidak bisa berjalan dengan diri kita sendiri. Maka saya kembangkan kecerdasan spiritual. Kalau menggunakan intuisi saja, hanya bisa menunjukkan sesuatu tujuan itu seperti apa….Tapi kalau dzikir, melibatkan Tuhan, kuncinya justru membuat tujuan itu terjadi. Misalnya diramal orang kita tidak hoki. Dengan dzikir itu bisa jadi hoki. Yang tidak baik jadi baik. Arah negatif bisa jadi positif.*
Purdi memang jadi model wirausahawan ‘jalanan’ plus modal nekad. Ia tinggalkan kuliahnya di empat fakultas di UGM dan IKIP Yogyakarta. Lalu dengan modal Rp300 ribu ia dirikan lembaga bimbingan tes Primagama pada 10 Maret 1982 di Yogyakarta. Sebuah peluang bisnis potensial yang kala itu tidak banyak dilirik orang. Ia sukses membuat Primagama beromset hampir 70 milyar per tahun, dengan 167 cabang di lebih dari 106 kota. Ia dirikan IMKI, AMIKOM, Entrepreneur University, dan terakhir Sekolah Tinggi Psikologi di Yogyakarta. Grup Primagama pun merambah bidang radio, penerbitan, jasa wisata, ritel, dll. Semuanya diawalkan dari keberanian mengambil risiko.
Kini Purdi lebih banyak lagi ‘berdakwah’ tentang entrepreneurship. Bagi Purdi, entrepreneur sukses pastilah bisa menciptakan banyak lapangan kerja. Namun, itu saja tidak cukup berarti bagi bangsa ini. “Saya memimpikan bisa melahirkan banyak lagi pengusaha-pengusaha. Dengan demikian, makin banyak pula lapangan kerja diciptakan. Itulah Mega Entrepreneur,” ungkap Purdi kepada Edy Zaqeus dan David S. Simatupang. Wawancara berikut ini pernah dimuat di majalah Berwirausaha (II/8 Mei/02) dan merupakan bagian dari buku laris manis berjudul Kalau Mau Kaya Ngapain Sekolah!. Berikut petikan wawancara yang berlangsung di kantor Primagama di Jakarta:
Bagaimana semangat wirausaha masyarakat kita?
Mungkin begini. Salahnya pendidikan kita itu, kebanyakan orang lulus sarjana baru cari kerja. Jadi pengusaha itu mungkin malah orang-orang yang kepepet. Yang tidak diterima di mana-mana, baru dia sadar dan bikin usaha sendiri. Mestinya, kesadaran seperti ini bisa untuk orang-orang yang tidak kepepet. Alasannya, kalau mau usaha harus ada modal, punya ketrampilan. Padahal tidak harus begitu. Saat yang tepat itu justru saat kita tidak punya apa-apa. Ibaratnya kalau kita punya ijazah pun, tidak usah dipikirin. Saya dulu tak tergantung dengan selembar kertas itu. Sekarang mau dijaminkan di bank juga tidak bisa. Hanya buat senang-senang saja kalau sudah sarjana.
Apakah pendidikan kita sangat bermasalah?Memang saya lihat pendidikan kita itu dari otak kiri saja. Padahal kalau kita garap yang kanan, porsinya banyak, maka otomatis otak kirinya naik. Tapi kalau kita banyakin kiri, kanan ndak ikut naik. Kanan itu adalah praktek. Saya bilang street smart. Cerdas di lapangan, di jalanan. Orang yang akademik, sekolahnya pintar, IP atau nilai tinggi, dia tidak berani menentang teori. Jadi robotlah. Kalau di situ jadi topeng monyet. Dia tidak berani membuat kreasi sendiri. Padahal hidup dia itu bukan di masa lalu. Hidup dia itu kan di masa datang, dan itu serba berubah cepat. Tidak ada yang sama dengan teori yang dia pelajari. Teori itu kan hasil temuan. Kenapa kita tidak bisa menemukan sendiri? Saya punya contoh, manajemen di Primagama, yang tidak ada di teori. Kalau pun ada di teori pasti disalah-salahkan.
Apa itu?
Di Primagama, suami-istri bekerja dalam satu kantor itu malah kita anjurkan. Di lain tempat dan di teori itu ndak boleh! Tapi saya praktekkan…ternyata jalan, bagus. Saya melihat, mereka masing-masing bisa saling mengontrol. Maka, menantang teori itu yang utama. Saya malah bisa menaikkan omset Primagama 60%. Contohnya lagi, iklan Primagama yang pakai aktor Rano Karno. Menurut orang kampus, dan pernah dibahas di sana, itu ndak bener! Menurut teori ndak benar. Tapi nyatanya, bagus hasilnya. Saya dulu pernah pakai Sarlito (pakar psikologi dan pendidikan:red), malah ndak ada hasilnya… walau dia doktor atau apa. Jadi street smart itu!
Apa artinya street smart?
Cerdas di jalanan. Ada academic smart atau school smart. Tapi street smart itu cerdas dengan praktek. Jadi begini, kalau kita punya pengetahuan dengan benar, pengetahuan itu kan akademik. Kita tidak strong, gugur! Kita tidak akan bisa. Kita tidak akan bisa benar. Waktu SD itu ada bacaan-bacaan begini; “Ibu pergi ke pasar membeli sayur.” Kok tidak yang menjual sayur saja? Kok, kata-katanya selalu membeli, bukan menjual? Teryata setelah saya urut-urut, yang nulis itu guru. Coba kalau isinya diubah menjadi menjual, itu akan lain.
Kenapa tertarik menonjolkan sisi menjualnya?
Kalau saya bertransaksi, itu nilai tambah. Dalam transaksi, duit paling banyak itu kan pengusahanya? Dan paling banyak milik pengusaha. Coba kalau misalnya yang satu membeli saja. Akan terbatas transaksinya. Sehingga kalau memang harus banyak pengusahanya, ya untuk menjual.
Setuju dengan pemikiran Kiyosaki “If you want to be rich and happy, don’t go to school”?
Kalau saya if you want to be rich and happy, ya.... kalau ingin kaya, ngapain sekolah? Kalau di sekolah tidak akan happy dan kaya. Pendidikan kita tidak bikin happy, malah bikin stres anak. Porsi mainnya kurang. Sejak Taman Kanak-kanak sudah dipaksa main otak kiri. Mungkin itu karena dari menterinya sampai orang-orang tuanya itu otak kiri semua, kan? Dikatakan figur yang bagus itu yang profesor, yang doktor. Padahal kalau kita pilah, yang pintar sekolah memang jadi dosen, jadi dokter. Yang sedang-sedang saja jadi manajer. Tapi yang bodo-bodo sekolahnya malah jadi pengusaha. Penelitian di Harvard begitu.
Penyikapan guru terhadap anak yang bodo kok divonis tidak punya masa depan. Mungkin dia berani, kreatif, bisa menemukan apa yang tidak ditemukan oleh anak-anak pintar. Nah, pendidikan kita itu semua mau dijadikan ilmuwan. Seolah ngejar otak kiri saja, ngejar school smart saja.
Apa yang harus dilakukan untuk membongkar sistem seperti itu?
Memang berat karena dari dulu juga begitu. Maka harus lewat luar, kegiatan-kegiatan ekstra. Maka saya usulkan pendidikan kita dibuat dua sistem; sistem ijazah dan sistem tanpa ijazah. Kalau sekolah tanpa ijazah, orang akan cenderung cari ketrampilan dari praktek yang kelihatan. Yang pakai ijazah untuk yang mau jadi dosen, jadi dokter, jadi ilmuwan. Kalau pelajaran kimia yang pakai ijazah, ya ilmuwan itulah. Kalau kimia yang tidak pakai ijazah, pilihannya ya bikin deterjen, bikin sirup, bikin apa saja yang ada manfaatnya. Kalau semua harus belajar kimia, padahal kita tidak tertarik, berarti dipaksa dan tidak happy jadinya.
Kalau di tataran konseptual, apa yang mesti dilakukan?
Saya kira Dikbud itu merasa bahwa yang menentukan masa depan Indonesia itu dia. Bikin kurikulum, walaupun sumbernya dari masyarakat, tapi sering terlambat. Kurikulum tahun lalu baru dipakai sekarang. Lebih cepat di luar, kan? Maka kalau saya, pendidikan itu tidak usah diatur. Perguruan Tinggi siapa pun boleh bikin. Dan itu masyarakat yang menilai. Hukum pasar! Titel MBA atau apa dilarang, kenapa? Alamiah aja. Nanti kalau kebanjiran itu orang ndak mau pakai, kan ndak masalah? Kalau banyak manajer belajar ilmu untuk mendapatkan MBA, itu kan bagus? Dalam pendidikan itu sebenarnya mereka dagang. Kalau model-model pendidikan itu masyarakat yang mengembangkan, mungkin baru bagus. Karena pas dengan zaman itu. Misalnya Mc Donald mau bikin Universitas Mc Donald, kenapa tidak?
Bagaimana dengan Entrepreneur University yang Anda dirikan?
Sebagai entrepreneur, saya punya visi Mega Entrepreneur. Artinya bagaimana seorang pengusaha bisa menciptakan pengusaha lainnya. Kalau pengusaha bisa menciptakan lapangan kerja, itu sudah biasa. Yang saya kejar adalah bagaimana saya bisa menciptakan banyak pengusaha. Dulu visi saya memang menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Kalau seperti itu kan lama. Mungkin hanya ribuan lapangan kerja. Tapi kalau bisa menciptakan banyak pengusaha, lapangan kerja yang tercipta lebih banyak lagi.
Karyawan saya pun saya usahakan bisa jadi pengusaha. Kayak manajer-manajer saya, semua sudah punya usaha di luar. Saya ditentang oleh Renald Kasali. Katanya menurut teori itu tidak bisa. ‘Orang kerja kok diajak merangkap jadi pengusaha, itu ndak bisa!’. Saya praktekkan ternyata bisa. Manajer saya punya perusahaan mebel. Menurut Kiyosaki, di sini dia sebagai employee, di luar dia sebagai business owner karena yang mengelola orang lain. Ada manajer saya yang buka bengkel motor. Sopir saya punya kenteng mobil. Sopir saya yang lain punya bisnis jual beli handphone. Karyawan-karyawan itu mau jadi manajer semua ndak mungkin, kan? Harapan paling besar saya, ya mereka jadi pengusaha.
Sejak kapan Entrepreneur University berjalan?
Entrepreneur University (EU) berjalan baru setahun. Sebelumnya kita sudah sering adakan pelatihan di mana-mana. Tapi cuma beberapa hari, lalu selesai tidak ada follow up. Sekarang lebih jelas, kita ada follow up. Misalnya kita adakan tiga bulan, setelah itu ada klub entrepreneur. Yang itu bisa dilakukan lewat internet, pertemuan-pertemuan, dan juga konsultasi seperti tadi.
Di EU diutamakan yang indeks prestasinya (IP) rendah. Memang pernah ada yang protes, orang mau masuk tapi IP-nya tinggi, dia jadi minder. Tapi memang saya lebih mudah mengajar orang yang tidak pintar. Kalau otak kiri sudah kuat, susah berubahnya. Misal dia kuliah di akuntansi, yang feasible tidak feasible, udah…ndak berani-berani dia. Usaha itu bukan perhitungan sebelumnya. Hitungan yang terjadi, itulah usaha. Banyak yang terjadi kita tidak tahu dan tidak kita pikirkan sebelumnya. Saya di Primagama dulu kalau dipikir tidak rasional. Modal saya cuma Rp300 ribu saja. Sekarang asetnya sudah hampir Rp100 milyar, kan? Rasionalnya di mana?
Tadi ada seorang direksi bank yang ingin membuat usaha. Seperti dia, dihitung-hitung terus, selalu tidak positif. Akhirnya tidak berani buka usaha. Saya bilang, “jangan dihitung terus!” Usaha itu dibuka, baru dihitung. Ini street smart. Kalau dihitung baru dibuka, ndak akan buka-buka usaha. Makanya, yang membuat orang takut itu bukan sisi gelap, tapi justru sisi terang. Karena terang itu tahu hitung-hitungannya, tahu risikonya gedhe, jadi takut. Kalau gelap, tidak tahu apa-apa, usaha itu tidak takut. Dihitung atau tidak dihitung itu sama saja kok.
Padahal entrepreneur harus berani ambil risiko…
Itulah, ambil risiko itu berarti harus gelap. Maksudnya jangan terlalu banyak tahu. Setelah jalan, kita pakai ilmu street smart tadi. Street smart itu yang melahirkan kecerdasan entrepreneur yang dibutuhkan untuk pemula usaha. Isi kecerdasan entrepreneur itu ya kecerdasan emosional, spiritual, dan basisnya di otak kanan.
Bagaimana cara Anda merealisasikan gagasan Mega Entrepreneur?
EU ini saya yang buka dan pelatihannya saya yang mengajar sendiri. Saya bukan cari untunglah, tapi semacam aktulisasilah buat saya. Karena saya ingin jadi Mega Entrepreneur tadi. Sehingga saya bela-belain, ndak harus untung. Kalau nombok pun saya mau untuk memberikan dakwah tentang entrepreneurship ini. Itu yang saya lakukan, dan sudah dua angkatan EU di lima kota. Perkembangan pesertanya cukup positif. Yang sama sekali tidak berani berusaha, kini jadi berani.
Bagaimana tren kewirausahaan ke depan?
Saya kira itu suatu keharusan. Kalau negara ini mau maju, harus banyak pengusahanya. Kita belum ada kementrian yang khusus mengurusi wirausaha. Di Indonesia banyak bisnis yang bisa dikembangkan menjadi franchise dan tidak harus yang mahal. Di Malaysia sudah ada kementriannya, dan mentrinya mendorong mereka yang mau usaha franchise.
Bagaimana entrepreneur yang ideal itu?
Ukuran ideal saya adalah dari banyaknya lapangan kerja yang diciptakan. Pengusaha yang bisa melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Bisnisnya kalau bisa yang baik-baiklah. Saya suka mengurusi bisnis yang langsung ke pasar. Yang menilai dan menentukan bisnis saya ya pasar. Saya ndak model dengan bisnis lobi-lobi yang harus berhubungan dengan pemerintah.
Pernah mengalami pencerahan selama menjadi entrepreneur?
Saya mengembangkan sisi spiritual melalui dzikir atau meditasi. Bisnis itu, kalau bisa ya melibatkan yang “di atas”. Tidak bisa berjalan dengan diri kita sendiri. Maka saya kembangkan kecerdasan spiritual. Kalau menggunakan intuisi saja, hanya bisa menunjukkan sesuatu tujuan itu seperti apa….Tapi kalau dzikir, melibatkan Tuhan, kuncinya justru membuat tujuan itu terjadi. Misalnya diramal orang kita tidak hoki. Dengan dzikir itu bisa jadi hoki. Yang tidak baik jadi baik. Arah negatif bisa jadi positif.*
Uji kesiapan Anda
Ketika berencana untuk membeli hak waralaba, Anda barangkali merasa sudah siap menjalankan usaha tersebut. Jangan keburu nafsu. Cek kembali kesiapan Anda. Berikut panduan (pertanyaan) yang bisa menjadi ukuran paling akurat kesiapan Anda.
1.
Apakah Anda sudah siap menjadi seorang wirausaha? Asal tahu saja, bagi Anda yang terbiasa menjadi karyawan, pola kerja sebagai pemilik usaha berbeda jauh. Jam kerja bertambah dan resiko yang harus dipikul pun sangat berbeda. Siapkah Anda menghadapi semua itu?
2.
Apakah Anda menyukai cara berbisnis dengan format waralaba? Jangan hanya membayangkan bisa kaya pada saat membeli hak waralaba, tetapi setelah berjalan merasa tertekan dan tidak menyukai pola bisnis waralaba. Anda bisa gagal. Cara pandang memiliki bisnis sendiri berarti memiliki kebebasan harus dibuang jauh.
3.
Apakah Anda mampu membina hubungan dan berinteraksi dengan banyak orang? Menjadi pemilik usaha waralaba Anda dituntut untuk bisa berinteraksi dengan banyak orang. Misalnya, hubungan dengan karyawan, pemilik dana, franchisor, suplier maupun pelanggan.
4.
Apakah Anda memiliki modal yang cukup untuk membeli hak waralaba? Banyak usaha waralaba gagal karena kekurangan modal kerja di tengah jalan. Jadi untuk meningkatkan peluang sukses, sebaiknya Anda memiliki cadangan dana, tidak hanya modal yang disyaratkan oleh franchisor. Paling tidak Anda mesti memperhitungkan modal kerja untuk 6-12 bulan ke depan.
5.
Apakah Anda sudah mempelajari dokumen yang berkaitan dengan aspek hukum dari franchisor?
6.
Apakah waralaba yang Anda minati adalah perusahaan yang solid, liquid dan sukses? Anda harus mengetahui bahwa pemberi hak waralaba memiliki laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik. Paling tidak laporan keuangan ini membrikan informasi keuangan untuk periode tiga tahun. Selain keuangan, apakah merek waralaba yang akan Anda beli sudah dikenal publik dan memiliki image positif?
7.
Apakah para franchisee yang lebih dulu dari Anda umumnya sukses dengan usaha mereka? Anda bisa menanyakan kepada mereka apakah mereka cukup puas dan usahanya menguntungkan?
8.
Apakah Anda menyukai staff franchisor yang mensupport anda? Salah satu kunci sukses dari waralaba adalah support dan bantuan dari franchisor melalui staff franchise support mereka.
9.
Apakah Anda mendapat dukungan dari keluarga? Jangan salah kaprah seolah-olah menjadi franchisee hanya melakukan pekerjaan paruh waktu. Penting bagi Anda mendapat dukungan dari keluarga.
Jika semua pertanyaan di atas positif buat Anda, maka peluang mendapatkan profit menanti Anda. Jangan tinggalkan kesempatan menjadi wirausaha yang sukses yang ditawarkan oleh waralaba. .
1.
Apakah Anda sudah siap menjadi seorang wirausaha? Asal tahu saja, bagi Anda yang terbiasa menjadi karyawan, pola kerja sebagai pemilik usaha berbeda jauh. Jam kerja bertambah dan resiko yang harus dipikul pun sangat berbeda. Siapkah Anda menghadapi semua itu?
2.
Apakah Anda menyukai cara berbisnis dengan format waralaba? Jangan hanya membayangkan bisa kaya pada saat membeli hak waralaba, tetapi setelah berjalan merasa tertekan dan tidak menyukai pola bisnis waralaba. Anda bisa gagal. Cara pandang memiliki bisnis sendiri berarti memiliki kebebasan harus dibuang jauh.
3.
Apakah Anda mampu membina hubungan dan berinteraksi dengan banyak orang? Menjadi pemilik usaha waralaba Anda dituntut untuk bisa berinteraksi dengan banyak orang. Misalnya, hubungan dengan karyawan, pemilik dana, franchisor, suplier maupun pelanggan.
4.
Apakah Anda memiliki modal yang cukup untuk membeli hak waralaba? Banyak usaha waralaba gagal karena kekurangan modal kerja di tengah jalan. Jadi untuk meningkatkan peluang sukses, sebaiknya Anda memiliki cadangan dana, tidak hanya modal yang disyaratkan oleh franchisor. Paling tidak Anda mesti memperhitungkan modal kerja untuk 6-12 bulan ke depan.
5.
Apakah Anda sudah mempelajari dokumen yang berkaitan dengan aspek hukum dari franchisor?
6.
Apakah waralaba yang Anda minati adalah perusahaan yang solid, liquid dan sukses? Anda harus mengetahui bahwa pemberi hak waralaba memiliki laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik. Paling tidak laporan keuangan ini membrikan informasi keuangan untuk periode tiga tahun. Selain keuangan, apakah merek waralaba yang akan Anda beli sudah dikenal publik dan memiliki image positif?
7.
Apakah para franchisee yang lebih dulu dari Anda umumnya sukses dengan usaha mereka? Anda bisa menanyakan kepada mereka apakah mereka cukup puas dan usahanya menguntungkan?
8.
Apakah Anda menyukai staff franchisor yang mensupport anda? Salah satu kunci sukses dari waralaba adalah support dan bantuan dari franchisor melalui staff franchise support mereka.
9.
Apakah Anda mendapat dukungan dari keluarga? Jangan salah kaprah seolah-olah menjadi franchisee hanya melakukan pekerjaan paruh waktu. Penting bagi Anda mendapat dukungan dari keluarga.
Jika semua pertanyaan di atas positif buat Anda, maka peluang mendapatkan profit menanti Anda. Jangan tinggalkan kesempatan menjadi wirausaha yang sukses yang ditawarkan oleh waralaba. .
Bisnis franchise? Mengapa tidak.
Punya usaha sukses dan ingin memiliki jaringan yang luas pilihannya ada dua; buka cabang atau difranchisekan. Jika pilihannya jatuh kepada yang pertama, pengusaha dituntut untuk memiliki dana yang besar, SDM yang cukup dan managemen yang dikelola sendiri. Tetapi, jika dana yang dimiliki tidak cukup untuk membuka cabang, dan SDM yang tidak memadai untuk ditempatkan di berbagai cabaang, masih ada cara lain, yaitu difranchisekan.
Saat ini ternyata banyak pengusaha yang sukses memilih pola waralaba dalam mengembangkan bisnisnya. Memang sih, menggunakan pola waralaba berarti Anda harus siap berbagi profit dengan para investor atau pembeli hak waralaba (franchise). Berbeda jika Anda buka cabang sendiri, seluruh profit akan masuk ke kantong Anda sendiri.
Tetapi pola waralaba menjadi cara yang tepat bagi pengusaha yang memiliki keterbatasan finansial. Kenapa? Karena modal yang dikelurkan untuk membuka outlet baru, modal kerja dan biaya perijinan semuanya ditanggung oleh pembeli hak waralaba. Malah justru franchisee menjadi sumber pendapatan baru bagi franchisor dari pembayaran franchise fee dan royalty fee.
Keterbatasan SDM juga bisa diatasi karena dengan waralaba, berarti franchisor memperoleh para talent bisnis terbaik di masing-masing teritori untuk mengembangkan bisnis. Mereka itu adalah pengusaha lokal sebagai peminat waralaba (franchisee) yang Anda tawarkan. Selain itu, Anda tidak dipusingkan dengan pengelolaan karyawan karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab franchisee. Keterbatasan managemen juga bukan persdoalan besar. Sebab, pengelolaan outlet milik franchisee dilakukan secara independen. Pengelolaan rantai usaha menjadi unit-unit bisnis mandiri.
Lalu, kapan usaha Anda bisa difranchisekan? Lazimnya sebuah bisnis, maka produk yang Anda jual harus bisa diterima oleh para customer. Dalam hal ini, waralaba yang Anda jual harus memenuhi beberapa kenetuan sehingga para pemburu hak waralaba bisa melirik milik Anda. Apa saja itu?
Pertama, usaha yang Anda bangun harus sukses dahulu. Ukuran sukses tidak hanya dalam hitungan bulan. Paling tidak, franchisor perlu membuktikan masa sukses usahanya dalam tiga tahun terakhir. Kurang dari itu, belum menjadi reason bagi bagi calon investor untuk membelinya.
Kedua, memastikan bahwa franchisee bisa berhasil. Artinya, usaha yang dibangun oleh franchisor sangat menguntungkan dan trennya memperlihatkan kinerja penjualan yang terus meningkat. Jangan sampai niatan Anda hanya sekedar untuk mendapatkan franchise fee atau menerapkan target jangka pendek tanpa mempertimbangkan faktor franchisee.
Ketiga, bisnis tersebut bisa dioperasikan oleh investor. Anda atau staf Anda harus bisa melatih calon investor untuk menjalankan usaha tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Keempat, Anda harus punya petunjuk manual untuk semua operasi usaha, baik harian, mingguan dan bulanan.. Tujuannya, agar franchisee bisa menjalankan usaha tersebut sesuai petunjuk manual secara sistimatis seperti yang Anda lakukan untuk mencapai hasil yang maksimal.
Kelima, produk yang Anda jual harus punya daya tarik pasar dalam jangka waktu yang panjang. Sejumlah produk memiliki lifecircle yang sangat pendek, terutama untuk produk-produk fesyen. Anda harus memikirkan konsep produk sehingga bisa bertahan lama di pasaran. Karena itu, produk Anda harus punya differensiasi atau keunikan tersendiri.
Keenam, Bisa dijalankan di berbagai tempat. Artinya, usaha tersebut bisa dijalankan di berbagai tempat sesuai dengan persyaratan usaha dan bisa dipindahkan lokasinya ke tempat lain, termasuk juga ke luar negeri.
Ketujuh, usaha Anda harus punya potensi pasar yang cukup agar bisa dinikmati oleh para franchisee. Dalam hal ini, franchisee juga harus bisa meraih laba yang wajar setelah menyetorkan modal pertamanya untuk pendirian usaha. Jangan sampai margin yang ditarik franchisor terlalu tinggi sehingga merugikan franchisor.
Kedelapan, Usaha tersebut sudah didaftarkan dengan nama atau mereknya. Ini harus dilakukan tidak hanya untuk melindungi usaha Anda, tetapi juga para franchisor yang menggunakan merek Anda.
Terakhir, sebagai franchisor Anda harus punya SDM dan sumber dana yang memadai untuk men-supporst usaha Anda ke depannya.
Saat ini ternyata banyak pengusaha yang sukses memilih pola waralaba dalam mengembangkan bisnisnya. Memang sih, menggunakan pola waralaba berarti Anda harus siap berbagi profit dengan para investor atau pembeli hak waralaba (franchise). Berbeda jika Anda buka cabang sendiri, seluruh profit akan masuk ke kantong Anda sendiri.
Tetapi pola waralaba menjadi cara yang tepat bagi pengusaha yang memiliki keterbatasan finansial. Kenapa? Karena modal yang dikelurkan untuk membuka outlet baru, modal kerja dan biaya perijinan semuanya ditanggung oleh pembeli hak waralaba. Malah justru franchisee menjadi sumber pendapatan baru bagi franchisor dari pembayaran franchise fee dan royalty fee.
Keterbatasan SDM juga bisa diatasi karena dengan waralaba, berarti franchisor memperoleh para talent bisnis terbaik di masing-masing teritori untuk mengembangkan bisnis. Mereka itu adalah pengusaha lokal sebagai peminat waralaba (franchisee) yang Anda tawarkan. Selain itu, Anda tidak dipusingkan dengan pengelolaan karyawan karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab franchisee. Keterbatasan managemen juga bukan persdoalan besar. Sebab, pengelolaan outlet milik franchisee dilakukan secara independen. Pengelolaan rantai usaha menjadi unit-unit bisnis mandiri.
Lalu, kapan usaha Anda bisa difranchisekan? Lazimnya sebuah bisnis, maka produk yang Anda jual harus bisa diterima oleh para customer. Dalam hal ini, waralaba yang Anda jual harus memenuhi beberapa kenetuan sehingga para pemburu hak waralaba bisa melirik milik Anda. Apa saja itu?
Pertama, usaha yang Anda bangun harus sukses dahulu. Ukuran sukses tidak hanya dalam hitungan bulan. Paling tidak, franchisor perlu membuktikan masa sukses usahanya dalam tiga tahun terakhir. Kurang dari itu, belum menjadi reason bagi bagi calon investor untuk membelinya.
Kedua, memastikan bahwa franchisee bisa berhasil. Artinya, usaha yang dibangun oleh franchisor sangat menguntungkan dan trennya memperlihatkan kinerja penjualan yang terus meningkat. Jangan sampai niatan Anda hanya sekedar untuk mendapatkan franchise fee atau menerapkan target jangka pendek tanpa mempertimbangkan faktor franchisee.
Ketiga, bisnis tersebut bisa dioperasikan oleh investor. Anda atau staf Anda harus bisa melatih calon investor untuk menjalankan usaha tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Keempat, Anda harus punya petunjuk manual untuk semua operasi usaha, baik harian, mingguan dan bulanan.. Tujuannya, agar franchisee bisa menjalankan usaha tersebut sesuai petunjuk manual secara sistimatis seperti yang Anda lakukan untuk mencapai hasil yang maksimal.
Kelima, produk yang Anda jual harus punya daya tarik pasar dalam jangka waktu yang panjang. Sejumlah produk memiliki lifecircle yang sangat pendek, terutama untuk produk-produk fesyen. Anda harus memikirkan konsep produk sehingga bisa bertahan lama di pasaran. Karena itu, produk Anda harus punya differensiasi atau keunikan tersendiri.
Keenam, Bisa dijalankan di berbagai tempat. Artinya, usaha tersebut bisa dijalankan di berbagai tempat sesuai dengan persyaratan usaha dan bisa dipindahkan lokasinya ke tempat lain, termasuk juga ke luar negeri.
Ketujuh, usaha Anda harus punya potensi pasar yang cukup agar bisa dinikmati oleh para franchisee. Dalam hal ini, franchisee juga harus bisa meraih laba yang wajar setelah menyetorkan modal pertamanya untuk pendirian usaha. Jangan sampai margin yang ditarik franchisor terlalu tinggi sehingga merugikan franchisor.
Kedelapan, Usaha tersebut sudah didaftarkan dengan nama atau mereknya. Ini harus dilakukan tidak hanya untuk melindungi usaha Anda, tetapi juga para franchisor yang menggunakan merek Anda.
Terakhir, sebagai franchisor Anda harus punya SDM dan sumber dana yang memadai untuk men-supporst usaha Anda ke depannya.
Wisata Kuliner di Semarang
Sekitar 20 tahun yang lalu, mungkin tidak terpikir dibanyak orang, bahwa Jalan Pandanaran akan menjadi pusat oleh-oleh yang cukup penting di Semarang di kemudian hari. Berkembangnya pun cukup alamiah, diawali Bandeng Juwana dan Bandeng Presto, kemudian diikuti oleh merek yang lain. Bahkan sekarang ini, tidak hanya bandeng duri lunak yang menjadi andalan. Di sini bisa didapatkan lunpia (atau lumpia?), wingko babat dengan berbagai macam rasa, dan yang terbaru mulai marak kue moaci.
Cuma, yang menjadi kekurangan adalah tiadanya fasilitas parkir yang memadai. Terutama di masa liburan, mobil yang mayoritas dari luar kota, akan parkir di depan toko-toko yang ada di Jalan Pandaran. Hal ini mengakibatkan kemacetan. Kabarnya saat ini sedang dipikirkan dibuat taman parkir di depan Kantor BRI Pandanaran.
Sebenarnya ini bisa menjadi salah satu peluang bisnis tersendiri bagi para pemilik lahan di sekitar Jalan Pandanaran. Misalnya dengan membuat gedung parkir bertingkat, yang khusus diperuntukkan bagi pengunjung Jalan Pandanaran.
Warung Semawis
Buat yang ingin wisata kuliner di Semarang, masih terdapat berbagai macam tempat alternatif. Antara lain Warung Semawis yang di gelar setiap weekend di malam hari. Bertempat di daerah pecinan. Yakni di sekitar gang warung, gang lombok dan sekitarnya. Cuma karena bertempat di daerah pecinan, buat pengunjung yang beragama Islam harus berhati-hati memilih makanan yang halal. Meskipun ada tulisan halal. Maklum banyak yang mencantumkan label halal tanpa seijin MUI.
Tahu Pong
Alternatif lain, bisa anda berkunjung ke Tahu Pong di jalan Gajah Mada yang tidak jauh dari perempatan Jalan Depok dan Jalan Gajah Mada. Disebut Tahu Pong karena menu utamanya adalah Tahu yang kosong didalamnya alias kopong. Makanya disebut Tahu Pong. Yang disajikan dengan gimbal (udang yang digoreng dengan tepung), telur, timun, dan bumbu kecap. Sekilas hampir sama dengan Tahu Gimbal. Untuk satu porsi tahu pong dan gimbal, harganya 9500 rupiah, sedangkan untuk menu komplit yang terdiri dari tahu, gimbal, telur harganya 14.000.
Tahu Gimbal
Salah satu makanan khas semarang, yang menunya hampir sama dengan Tahu Pong. Kalau di siang hari bisa ditemui di Taman KB Jalan Menteri Supeno tidak jauh dari Kantor Gubernur Jateng, SMU 1, dan Bulog Jawa Tengah. Sedangkan di malam hari terutama malam minggu, lokasinya berada di Jalan Pahlawan tepatnya di depan Kantor Telkom. Disitu berderet penjual Tahu Gimbal Lesehan. Tetapi kalau melihat sekilas (saya belum coba), anda sebaiknya hati-hati dengan harga yang ditawarkan. Biasanya kalau modelnya seperti itu, harga yang ditawarkan harga turis.
Soto Semarang
Dan salah satu wisata kuliner yang tersohor di Semarang yakni Soto Bangkong (orang semarang bilangnya mbangkong). Sebenarnya Soto Bangkong ini tidaklah beda dengan Soto Semarang yang lain. Bagi orang Semarang, harga di Soto Bangkong termasuk sangat mahal. Makanya orang Semarang kalau ingin menikmati Soto Semarang, lebih memilih di tempat lain. Karena alternatifnya memang banyak.
Di Jalan Thamrin misalnya ada tiga buah warung soto, Soto Pak No, Soto Pak Darno, dan Warung Ijo (saya tidak tahu nama baru dari Warung Ijo ini). Kemudian di daerah Kranggan (area perdagangan emas di Semarang) ada Soto Pak Yo alias Pak Tugiyo. Di jalan Plampitan ada Soto Bokoran. Kemudian jika kita bergerak ke arah daerah Menteri Supeno, daerah dimana banyak Kantor Pemerintah, ada Soto Pak No, yang lokasinya berada di belakang Kantor Gubernur Jawa Tengah dan juga Kantor Bulog Jawa Tengah. Soto Pak No di Menteri Supeno sendiri sekarang sudah beralih ke generasi kedua.
Dan daftar penjual Soto Semarang ini masih bertambah dengan adanya Soto Soenaryo dan Soto Mas Met di Jalan Indrapasta. Cuma Soto Mas Met ini hanya buka di malam hari.
Selain Soto Mas Met, warung lain yang membuka di malam hari adalah Soto Neon yang terletak di daerah Pringgading. Dan buka di pagi hari hanya di hari Minggu. Salah satu menu favorit di Soto Neon yakni Tahu Bung, Tahu yang berisi bambu muda alias rebung.
Ciri khas Soto Semarang adalah dicampurnya nasi dan kuah soto di satu tempat, kemudian adanya sate ayam, kerang, sate telur puyuh. Cuma jangan kaget buat yang pertama kali mencobanya. Yakni ukuran mangkok yang relatif kecil. Jadi yang merasa kurang, biasanya nambah. Bisa nambah satu mangkok penuh atau separuh. Meskipun separuh, biasanya isinya hampir sama dengan satu mangkok penuh.
Yang sedikit agak berbeda, di Soto Neon. Mangkok yang digunakan untuk satu porsi, menggunakan mangkok bakso. Sedangkan untuk tambahan separuh menggunakan mangkok soto yang biasa digunakan di warung lain. Cukup cerdik, jadi dengan harga yang relatif sama, tapi porsi yang disediakan lebih banyak dibandingkan warung yang lain.
Anda mau mencobanya?
Cuma, yang menjadi kekurangan adalah tiadanya fasilitas parkir yang memadai. Terutama di masa liburan, mobil yang mayoritas dari luar kota, akan parkir di depan toko-toko yang ada di Jalan Pandaran. Hal ini mengakibatkan kemacetan. Kabarnya saat ini sedang dipikirkan dibuat taman parkir di depan Kantor BRI Pandanaran.
Sebenarnya ini bisa menjadi salah satu peluang bisnis tersendiri bagi para pemilik lahan di sekitar Jalan Pandanaran. Misalnya dengan membuat gedung parkir bertingkat, yang khusus diperuntukkan bagi pengunjung Jalan Pandanaran.
Warung Semawis
Buat yang ingin wisata kuliner di Semarang, masih terdapat berbagai macam tempat alternatif. Antara lain Warung Semawis yang di gelar setiap weekend di malam hari. Bertempat di daerah pecinan. Yakni di sekitar gang warung, gang lombok dan sekitarnya. Cuma karena bertempat di daerah pecinan, buat pengunjung yang beragama Islam harus berhati-hati memilih makanan yang halal. Meskipun ada tulisan halal. Maklum banyak yang mencantumkan label halal tanpa seijin MUI.
Tahu Pong
Alternatif lain, bisa anda berkunjung ke Tahu Pong di jalan Gajah Mada yang tidak jauh dari perempatan Jalan Depok dan Jalan Gajah Mada. Disebut Tahu Pong karena menu utamanya adalah Tahu yang kosong didalamnya alias kopong. Makanya disebut Tahu Pong. Yang disajikan dengan gimbal (udang yang digoreng dengan tepung), telur, timun, dan bumbu kecap. Sekilas hampir sama dengan Tahu Gimbal. Untuk satu porsi tahu pong dan gimbal, harganya 9500 rupiah, sedangkan untuk menu komplit yang terdiri dari tahu, gimbal, telur harganya 14.000.
Tahu Gimbal
Salah satu makanan khas semarang, yang menunya hampir sama dengan Tahu Pong. Kalau di siang hari bisa ditemui di Taman KB Jalan Menteri Supeno tidak jauh dari Kantor Gubernur Jateng, SMU 1, dan Bulog Jawa Tengah. Sedangkan di malam hari terutama malam minggu, lokasinya berada di Jalan Pahlawan tepatnya di depan Kantor Telkom. Disitu berderet penjual Tahu Gimbal Lesehan. Tetapi kalau melihat sekilas (saya belum coba), anda sebaiknya hati-hati dengan harga yang ditawarkan. Biasanya kalau modelnya seperti itu, harga yang ditawarkan harga turis.
Soto Semarang
Dan salah satu wisata kuliner yang tersohor di Semarang yakni Soto Bangkong (orang semarang bilangnya mbangkong). Sebenarnya Soto Bangkong ini tidaklah beda dengan Soto Semarang yang lain. Bagi orang Semarang, harga di Soto Bangkong termasuk sangat mahal. Makanya orang Semarang kalau ingin menikmati Soto Semarang, lebih memilih di tempat lain. Karena alternatifnya memang banyak.
Di Jalan Thamrin misalnya ada tiga buah warung soto, Soto Pak No, Soto Pak Darno, dan Warung Ijo (saya tidak tahu nama baru dari Warung Ijo ini). Kemudian di daerah Kranggan (area perdagangan emas di Semarang) ada Soto Pak Yo alias Pak Tugiyo. Di jalan Plampitan ada Soto Bokoran. Kemudian jika kita bergerak ke arah daerah Menteri Supeno, daerah dimana banyak Kantor Pemerintah, ada Soto Pak No, yang lokasinya berada di belakang Kantor Gubernur Jawa Tengah dan juga Kantor Bulog Jawa Tengah. Soto Pak No di Menteri Supeno sendiri sekarang sudah beralih ke generasi kedua.
Dan daftar penjual Soto Semarang ini masih bertambah dengan adanya Soto Soenaryo dan Soto Mas Met di Jalan Indrapasta. Cuma Soto Mas Met ini hanya buka di malam hari.
Selain Soto Mas Met, warung lain yang membuka di malam hari adalah Soto Neon yang terletak di daerah Pringgading. Dan buka di pagi hari hanya di hari Minggu. Salah satu menu favorit di Soto Neon yakni Tahu Bung, Tahu yang berisi bambu muda alias rebung.
Ciri khas Soto Semarang adalah dicampurnya nasi dan kuah soto di satu tempat, kemudian adanya sate ayam, kerang, sate telur puyuh. Cuma jangan kaget buat yang pertama kali mencobanya. Yakni ukuran mangkok yang relatif kecil. Jadi yang merasa kurang, biasanya nambah. Bisa nambah satu mangkok penuh atau separuh. Meskipun separuh, biasanya isinya hampir sama dengan satu mangkok penuh.
Yang sedikit agak berbeda, di Soto Neon. Mangkok yang digunakan untuk satu porsi, menggunakan mangkok bakso. Sedangkan untuk tambahan separuh menggunakan mangkok soto yang biasa digunakan di warung lain. Cukup cerdik, jadi dengan harga yang relatif sama, tapi porsi yang disediakan lebih banyak dibandingkan warung yang lain.
Anda mau mencobanya?
Pro-Kontra UU Pornografi antara Moralitas vs Mata Pencaharian
Alhamdulilah! UU Pornografi jadi juga disetujui, walau ada acara show off berupa walk out dari dua fraksi yang memang posisi mereka sudah jelas sejak dulu plus ‘pembangkangan’ beberapa propinsi yang memang sepertinya budaya porno sudah hampir mendarah daging disana.
Kalo saya sih setuju-setuju aja ada UU macam itu, toh saya bukan artis porno atau pelaku bisnis yang mengarah ke pornografi. Meskipun saya juga kadang-kadang buka website porno tapi saya tetap merasa hal tersebut harus tetap menjadi barang ilegal yang haram disebarluaskan apalagi dilegalkan. Munafik kah saya? Mungkin untuk beberapa orang;ya, tapi dari kacamata saya, biarlah saya sajalah yang sudah terlanjur ‘rusak’ sementara yang lain jangan sampai menjadi pecandu media-media porno tersebut.
Saya sih memang hanya sekilas mengetahui tentang esensi UU pornografi itu tapi masalahnya apa kalau ada UU pornografi? Seperti uraian saya tadi, saya gak bermasalah karena saya bukan pelakunya. Yang membuat adanya UU pornografi sebagai sebuah masalah ya orang-orang yang merasa terancam mata pencahariannya, mereka-mereka yang selalu meletakkan pornografi di grey area beralaskan ekspresi seni rupa juga pengelola hiburan malam yang suka vulgar tentunya.
Seni lagi seni lagi yang jadi alasan, kalau memang niatnya gak mau bikin sesuatu yang porno ya kenapa takut? Eksplorasi seni itu masih sangat luas untuk di gali, gak harus ada yang bugil atau ciuman Insya Allah laku kok. Di film udah ada buktinya; Ayat Ayat Cinta , 4 juta orang klo gak salah sudah nonton film itu. Isinya gak ada sebuah pahapun terlihat, desahan nafas atau erangan pemain wanitanya, malahan kebanyakan perempuan-perempuan berhijab yang ada di sana. Intinya, tanpa ada adegan seks yang heboh atau pakaian sexy pemainnya sesuatu yang bernilai pasti akan laku dijual dan masih banyak ragam seni yang bisa dihasilkan tanpa harus porno.
Mengenai aktivis perempuan yang melihat ini sebagai sesuatu yang membelenggu perempuan, perlu ditanya perempuan-perempuan yang mana sih yang merasa terbelenggu? Apanya yang dibelenggu? Jelaskan dan tunjukkan. Terus kalau ada yang bilang ‘biarlah urusan moral diatur pribadi masing dan dipertanggungjawabkan sendiri dihadapan Tuhan’ jawabannya adalah; misalkan mobil kamu dicuri orang lalu si maling menolak ditangkap lalu bilang ‘Urusan pencurian mobil ini adalah urusan saya dengan Tuhan Pak’ lalu ngeloyor pergi. Menurut anda?
RUU Pornografi adalah bentuk Amar Ma’ruf Nahi Mungkar yang dikenal umat muslim yang artinya pencegahan untuk berbuat maksiat, makanya gak heran ada salah satu partai yang didominasi agama tertentu walk out. Porno atau gak itu memang tergantung kebiasaan masing-masing. Yang biasa free sex, ciuman di depan umum ya bukan sesuatu yang tabu, buat yang gak biasa ya pasti ogah. Moralitas memang gak bisa diukur dari pribadi masing-masing. Perlu ada tolok ukur yang wajar yang bisa dijadikan acuan. Untuk itu gue yakin RUU Pornografi dibuat, bukan untuk memasung kreatifitas seseorang atau budaya tertentu. Sekali lagi kalo gak niat porno buat apa takut.
Uang dan perluasan usaha adalah tujuan utama mereka yang menolak UU Pornografi. Dana yang besar mengalir ke pundi-pundi LSM yang kontra UU Pornografi tersebut, tujuannya; agar terpeliharanya ‘pasar’ untuk produk-produk tertentu yang berbau pornografi tentunya, itu dari kacamata ekonomi. Dari kacamata budaya, seperti yang disinyalir Al Qur’an terhadap kaum Yahudi & Nasrani garis keras: “Yahudi & Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka” Artinya mati-matian mereka berusaha agar kita menjadi seperti mereka. Mereka pun sudah senang banget walaupun kita gak sampai menjadi pemeluk agama mereka, toh gaya hidup kita sudah sama. Dan sekarang-sekarang ini kayaknya mereka makin berhasil tuh, liat aja gaya hidup kita yang makin open & permisif terhadap hal-hal yang sebenarnya bertentangan dengan Budaya dan Agama kita(Islam).
Rasullullah SAW pernah bersabda bahwa diawal kedatangannya Islam dianggap terlalu maju dan diakhir zaman dianggap terlalu kuno, dan hal ini sudah semakin terlihat akhir-akhir ini. Kalau sampai yang kontra UU Pornografi tersebut tambah mengganas aktivitasnya, bangsa ini memang hampir menjadi kaum Nabi Luth yang mencemooh sang Nabi yang melarang mereka berzina. Tinggal tunggu hujan batu aja deh kita.
Naudzubillah Min Dzalik.
Kalo saya sih setuju-setuju aja ada UU macam itu, toh saya bukan artis porno atau pelaku bisnis yang mengarah ke pornografi. Meskipun saya juga kadang-kadang buka website porno tapi saya tetap merasa hal tersebut harus tetap menjadi barang ilegal yang haram disebarluaskan apalagi dilegalkan. Munafik kah saya? Mungkin untuk beberapa orang;ya, tapi dari kacamata saya, biarlah saya sajalah yang sudah terlanjur ‘rusak’ sementara yang lain jangan sampai menjadi pecandu media-media porno tersebut.
Saya sih memang hanya sekilas mengetahui tentang esensi UU pornografi itu tapi masalahnya apa kalau ada UU pornografi? Seperti uraian saya tadi, saya gak bermasalah karena saya bukan pelakunya. Yang membuat adanya UU pornografi sebagai sebuah masalah ya orang-orang yang merasa terancam mata pencahariannya, mereka-mereka yang selalu meletakkan pornografi di grey area beralaskan ekspresi seni rupa juga pengelola hiburan malam yang suka vulgar tentunya.
Seni lagi seni lagi yang jadi alasan, kalau memang niatnya gak mau bikin sesuatu yang porno ya kenapa takut? Eksplorasi seni itu masih sangat luas untuk di gali, gak harus ada yang bugil atau ciuman Insya Allah laku kok. Di film udah ada buktinya; Ayat Ayat Cinta , 4 juta orang klo gak salah sudah nonton film itu. Isinya gak ada sebuah pahapun terlihat, desahan nafas atau erangan pemain wanitanya, malahan kebanyakan perempuan-perempuan berhijab yang ada di sana. Intinya, tanpa ada adegan seks yang heboh atau pakaian sexy pemainnya sesuatu yang bernilai pasti akan laku dijual dan masih banyak ragam seni yang bisa dihasilkan tanpa harus porno.
Mengenai aktivis perempuan yang melihat ini sebagai sesuatu yang membelenggu perempuan, perlu ditanya perempuan-perempuan yang mana sih yang merasa terbelenggu? Apanya yang dibelenggu? Jelaskan dan tunjukkan. Terus kalau ada yang bilang ‘biarlah urusan moral diatur pribadi masing dan dipertanggungjawabkan sendiri dihadapan Tuhan’ jawabannya adalah; misalkan mobil kamu dicuri orang lalu si maling menolak ditangkap lalu bilang ‘Urusan pencurian mobil ini adalah urusan saya dengan Tuhan Pak’ lalu ngeloyor pergi. Menurut anda?
RUU Pornografi adalah bentuk Amar Ma’ruf Nahi Mungkar yang dikenal umat muslim yang artinya pencegahan untuk berbuat maksiat, makanya gak heran ada salah satu partai yang didominasi agama tertentu walk out. Porno atau gak itu memang tergantung kebiasaan masing-masing. Yang biasa free sex, ciuman di depan umum ya bukan sesuatu yang tabu, buat yang gak biasa ya pasti ogah. Moralitas memang gak bisa diukur dari pribadi masing-masing. Perlu ada tolok ukur yang wajar yang bisa dijadikan acuan. Untuk itu gue yakin RUU Pornografi dibuat, bukan untuk memasung kreatifitas seseorang atau budaya tertentu. Sekali lagi kalo gak niat porno buat apa takut.
Uang dan perluasan usaha adalah tujuan utama mereka yang menolak UU Pornografi. Dana yang besar mengalir ke pundi-pundi LSM yang kontra UU Pornografi tersebut, tujuannya; agar terpeliharanya ‘pasar’ untuk produk-produk tertentu yang berbau pornografi tentunya, itu dari kacamata ekonomi. Dari kacamata budaya, seperti yang disinyalir Al Qur’an terhadap kaum Yahudi & Nasrani garis keras: “Yahudi & Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka” Artinya mati-matian mereka berusaha agar kita menjadi seperti mereka. Mereka pun sudah senang banget walaupun kita gak sampai menjadi pemeluk agama mereka, toh gaya hidup kita sudah sama. Dan sekarang-sekarang ini kayaknya mereka makin berhasil tuh, liat aja gaya hidup kita yang makin open & permisif terhadap hal-hal yang sebenarnya bertentangan dengan Budaya dan Agama kita(Islam).
Rasullullah SAW pernah bersabda bahwa diawal kedatangannya Islam dianggap terlalu maju dan diakhir zaman dianggap terlalu kuno, dan hal ini sudah semakin terlihat akhir-akhir ini. Kalau sampai yang kontra UU Pornografi tersebut tambah mengganas aktivitasnya, bangsa ini memang hampir menjadi kaum Nabi Luth yang mencemooh sang Nabi yang melarang mereka berzina. Tinggal tunggu hujan batu aja deh kita.
Naudzubillah Min Dzalik.
Langganan:
Postingan (Atom)
